Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Direktur UT Semarang Bersyukur yang Diterima CPNS 2019 Terbanyak Alumni UT

Ngopi Surup kali ini edisi khusus Tribun Kampus bersama Direktur Universitas Terbuka (UT) Semarang, Dra. Barokah Widuroyekti, MPd.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: iswidodo
Tribun Jateng
Ngopi Surup kali ini edisi khusus Tribun Kampus bersama Direktur Universitas Terbuka (UT) Semarang, Dra. Barokah Widuroyekti, MPd bersama wartawan Tribun Jateng, Iswidodo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ngopi Surup kali ini edisi khusus Tribun Kampus bersama Direktur Universitas Terbuka (UT) Semarang, Dra. Barokah Widuroyekti, MPd. Dipandu host News Manager Tribun Jateng, Iswidodo, berbincang-bincang tentang seluk beluk UT hingga proses pembelajaran jarak jauh yang sudah lama dijalankan jauh sebelum ada pandemi. Berikut petikan wawancara yang ditulis oleh Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin.
Seperti apa UT Semarang saat ini Bu?
UT Semarang adalah perguruan tinggi negeri (PTN) yang berpusat di Tangerang Selatan. UT memiliki kantor perwakilan yang disebut dengan Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ). Total saat ini ada 39 UPBJJ se Indonesia, salah satunya di Semarang ini. Ditambah satu UT untuk layanan mahasiswa luar negeri. Jadi UT ada di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke bahkan di luar negeri.
Sekarang ada berapa mahasiswanya?
UT Semarang sendiri meliputi 13 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Mulai dari Pemalang, Tegal, Pekalongan sampai wilayah timur yaitu Kabupaten Blora.Secara keseluruhan, Universitas Terbuka memiliki 320.000 mahasiswa se Indonesia termasuk di luar negeri. Sementara UT Semarang sendiri ada 12.000 mahasiswa yang tersebar di 13 kabupaten dan kota wilayah kerja.
Sebagai PTN bagaimana legalitas kuliah jarak jauh?
Jadi saya ingatkan lagi, UT itu statusnya PTN. UT yang sudah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan yang luar negeri kita sudah punya sertifikasi ISO dan ICDE. Jadi soal legalitas, tidak perlu diragukan lagi. Hanya mungkin perlu diketahui juga bahwa UT itu perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan jarak jauh. Sejak awal pendirian pada 1984, izinnya sudah desain pendidikan tinggi jarak jauh.
Waktu itu proses pembelajaran masih bahan ajar cetak dan korespondensi. Lalu berkembang ada media yang namanya audio, radio dan televisi. Seiring perkembangan teknologi, lalu ada pembelajaran online. Sehingga sekarang ini pembelajaran sudah berbasis internet dan pembelajaran dalam jaringan (daring), meskipun yang luar jaringan (luring) juga ada.
Setahun berapa kali wisuda?
Kita menghasilkan lulusan atau kita sebut yudisium, kewajiban kita minimal satu kali wisuda dalam satu tahun, bisa juga dua kali.
Apakah mahasiswa mayoritas pekerja?
Universitas Terbuka itu didirikan dalam rangka memberikan akses pelayanan pendidikan tinggi yang diperuntukkan bagi masyarakat seluruh Indonesia, untuk mendukung program pemerintah bahwa semua masyarakat mempunyai hak mendapatkan pendidikan yang layak.
Tapi daya tampung perguruan tinggi untuk tatap muka itu kan terbatas. Sementara lulusan SLTA itu banyak. Sehingga UT didesain untuk memberikan kesempatan akses pendidikan yang tidak terbatas oleh jarak, usia, atau ijazah. Jadi tahun berapapun ijazahnya, bisa masuk UT. Berbeda ya dari perguruan tinggi lain. Sehingga tidak menutup kemungkinan ketika wisuda itu, lulusan ada yang sudah berusia tua, muda, bahkan orang tua dan anaknya wisuda bareng.
Di UT ada program Magister (S2) dan Doktor (S3)?
Ada. Jadi kita punya program mulai Diploma 3 (D3), S1, S2 hingga S3. Sekarang ini yang S3 memang baru yaitu Doktor Ilmu Manajemen dan Doktor Ilmu Administrasi Publik dan sudah ada mahasiswanya. Karena program baru, memang dipusatkan di beberapa daerah atau UPBJJ dulu, tapi memang sudah buka.
Bagaimana dengan Penelitian dan KKN?
Seperti sarjana pada umumnya, di akhir program pasti ada kewajiban mahasiswa untuk membuat karya ilmiah. Tapi di UT sementara ini yang diterapkan bukan dalam rangka menyusun skripsi tapi karya ilmiah yang digabungkan dengan tugas mata kuliah yang ada di akhir program.
Kita ada dua program yaitu program pendidikan dasar dan non pendidikan dasar. Kalau non pendidikan dasar itu ada di KIP juga, di fakultas lain juga, itu biasanya menyatu dengan tugas mata kuliah akhir program. Yang kompetensinya nanti adalah menguasai seluruh ilmu secara komprehensif di bidang ilmu studi. Lalu, menyusun tugas akhir program dalam bentuk menjawab pertanyaan yang sifatnya kasus, tapi juga harus menyusun artikel karya ilmiah pada saat menempuh tugas akhir, ya seperti skripsi itu. Secara umum, misal S1, pasti menempuh 145 SKS.
Cara mendaftar kuliah di UT Semarang?
Pendaftaran berlaku sepanjang tahun. Kapan pun boleh mendaftar, tidak harus yang baru lulus dari SMA. Masa registrasi pendaftaran itu setahun 2 kali, semester ganjil dan semester genap. Kita menamainya misal sekarang di 2021 ini, kita ada 2021.1, nanti ada 2021.2. Jadi mahasiswa bisa registrasi di 2021.1 atau 2021.2. Artinya bisa sepanjang tahun atau tiap semester, tidak setahun sekali. Untuk mendaftarnya boleh kapan saja dan online di website UT Semarang yaitu Semarang.UT.ac.id. Kita membuka kesempatan pada siapapun dan kapanpun.
Misal ada PNS pindah tugas dan masih kuliah bagaimana?
Ini pertanyaan bagus. Jadi karena UT itu ada di seluruh Indonesia, misal awalnya di Jayapura kemudian pindah tugas daerah lain misal di Semarang, dia tetap menjadi mahasiswa UT dan melanjutkan di Semarang. Hanya administrasinya dia pindah UPBJJ saja.
Apa terobosan UT selama pandemi?
Karena di pandemi ini ada pembatasan-pembatasan, harus jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita juga mengikuti anjuran pemerintah sehingga tidak boleh ada pertemuan-pertemuan. Memang, desain pembelajaran di UT itu kan pembelajaran online, hanya memang kita melayani dan memberikan layanan tatap muka bagi program pendidikan dasar, yaitu PGSD dan PGPaud. Itu tatap muka. Tapi tetap 8 kali pertemuan.
Ujian di UT bagaimana Bu?
Sejak awal saya sebutkan bahwa UT adalah perguruan tinggi negeri, artinya UT itu milik pemerintah. Tidak mungkin tidak berkualitas. Tetapi juga dalam prosesnya, kami sudah mendapatkan sertifikasi atau akreditasi baik dalam negeri maupun luar negeri. Kita juga bermitra dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta, sehingga dosen-dosen juga sangat berkualitas dan teruji.
Apakah alumni UT diakui di dunia kerja?
Terkait lulusan, ini terbukti di 2019 saat penerimaan CPNS, lulusan UT menduduki peringkat pertama (terbanyak) diterima sebagai CPNS. Itu bisa dicek. Artinya, bahwa lulusan UT itu juga kompetitif. (nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved