Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fokus

Fokus : Bantu Selamatkan Jiwa

SEMUA agama memuliakan dan mengutamakan keselamatan jiwa manusia dan membantu sesama. Maka upaya apapun demi keselamatan jiwa menjadi dasar

Tayang:
Penulis: iswidodo | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/bram
Iswidodo wartawan Tribunjateng.com 

Oleh Iswidodo

Wartawan Tribun Jateng

SEMUA agama memuliakan dan mengutamakan keselamatan jiwa manusia dan membantu sesama. Maka upaya apapun demi keselamatan jiwa menjadi dasar dan pondasi utama dalam mengambil kebijakan dan membuat program-program.

Banyak cara atau jalan untuk membantu menyelamatkan jiwa, satu di antaranya adalah melalui donor darah. Maka donor darah menjadi hal penting. Karena donor darah tidak sebatas tujuan transfusi saja, tapi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Baik kesehatan pribadi pendonor terlebih orang lain yang membutuhkan donor. Anggap satu orang donor darah bisa membantu menyelematkan tiga nyawa yang sedang membutuhkan.

Tanggal 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia. Meski bukan semata-mata memperingati momen tersebut, yang terpenting manjadi spirit atau dasar motivasi berdonor adalah dengan berdonor berarti telah menyebarkan kebaikan.

Bagi yang sudah rutin tiap tiga bulan sekali, donor darah sudah seperti kebutuhan. Jika tidak melakukan donor darah badan seperti terasa "lungkrah", ibarat kata seperti ada yang kurang. Hal itu sebagai pengingat bagi tubuh untuk mendonorkan darahnya supaya kondisi balance, seimbang, nyaman, karena sudah terbiasa.

Sedangkan bagi pemula, belum pernah donor, sebaiknya mengetahui syarat-syaratnya agar bisa melakukan donor sesuai ketentuan. Darah yang sehat sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah. Orang yang membutuhkan darah hasil donor, antara lain karena mengalami luka berat, atau menderita penyakti tertentu misalnya anemia, thalasemia, kanker darah atau lainnya.

Selain syarat-syarat yang bisa dicek oleh petugas, pendonor juga tidak dalam kondisi sakit, lemas atau demak. Harus secara suka rela melakukannya tanpa paksaan. Kondisi badan sehat dan tidak punya penyakit menular melalui darah.

Pengambilan darah berlangsung sekitar 7 menit, dengan jumlah yang diambil kisaran 470 mililiter. Jangan khawatir tubuh akan kekurangan darah setelah donor, karena secara alami tubuh akan memproduksi darah lagi sesuai kebutuhan tubuh itu sendiri. Volume darah dalam tubuh akan kembali seperti semula beberapa minggu setelah donor.

Yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana supaya penyintas Covid-19 tergugah melakukan donor plasma konvalesen. Karena menurut Ketum PMI, HM Jusuf Kalla, 90 persen penggunaan darah dari para penyintas Covid-19 (plasma konvalesen) efektif menyembuhkan pasien terinfeksi virus corona. Di Kota Semarang juga lebih dari 50 persen pasien sembuh berkat plasma konvalesen.

Lantas apa syarat bagi penyintas untuk berdonor (plasma konvalesen). Syarat utama tentu sudah sembuh dari Covid-19, dan usia produktif, berat badan minimal 55kg, dan belum pernah hamil. Dan yang tak kalah penting adalah, tidak punya komorbiditas seperti diabetes, hipertensi, kanker, dan penyakit saluran pernafasan lainnya. Dan syarat-syarat lainnya yang perlu dicek oleh petugas kesehatan.

Memang tidak semua penyintas memenuhi syarat melakukan donor plasma. Tapi bila mengingat betapa tidak enaknya menjalani sebagai pasien covid-19, apalagi yang pernah akut, maka menjadi penyintas akan berusaha keras untuk berdonor plasma konvalesen. Menyelamatkan jiwa orang lain sama halnya menyelamatkan jiwa kita sendiri dan keluarga. (*)

Baca juga: Video Kampus Undip Teluk Awur Jepara Disiapkan Jadi Lokasi Karantina

Baca juga: Kesamaan Visi dengan Safin jadi Alasan Atta Halilintar dan Putra Siregar Beli Saham PSG Pati

Baca juga: Geledah Rumah Tersangka Kasus Pemotongan Bantuan Covid-19, Kejaksaan Amankan Barang Bukti

Baca juga: Soal Pembubaran Kuda Lumping, Bupati Banjarnegara: Minta DPRD Ikut Lindungi dan Edukasi Warganya

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved