Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Ditikam Teman Kerja saat Tidur, Korban Sempat Terbangun dan Melawan tapi Nyawanya Tak Terselamatkan

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran cemburu pamannya lebih sayang ke korban.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pria membunuh teman kerjanya di Padang Olo, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Pria itu berkali-kali menusuk korban yang sedang tidur.

Pembunuhan terjadi pada 16 Mei 2021 lalu.

Baca juga: Ingat Saipul Jamil, Mantan Dewi Persik? Ini Kondisinya Saat Ini

Baca juga: Ini Alasan Gubernur Ganjar Tak Hadiri Sidang Paripurna yang Berujung Interupsi Anggota DPRD Jateng

Baca juga: Ivermectin, Obat yang Dipercaya Mampu Kalahkan Covid-19 akan Dibagikan di Kudus

Baca juga: Menu Diet 1 Minggu, Berat Badan Turun Sampai 7 Kg dan tetap Boleh Makan Nasi

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran cemburu pamannya lebih sayang ke korban.

Hal itu terungkap setelah polisi menggelar rekontruksi pembunuhan tersebut.

Pelaku memperagakan 26 adegan, dari situ terungkap kronologi pelaku membunuh korban.

Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP Elvis Susilo menjelaskan, adegan bermula dari pelaku bernama Agusnedi (29) pulang ke rumah yang berada di sebelah penggilingan padi tempat korban Ridwan (17) dan tersangka bekerja.

"Mereka tinggal berdua di rumah tersebut. Saat korban tertidur, sekira pukul 03.00 WIB 16 Mei 2021, tersangka bangun dari tidur lalu mengambil pisau di dalam tas miliknya," ujar AKP Elvis.

Kemudian, tersangka menghampiri korban yang tidur bersebelahan dengannya.

Dalam posisi jongkok, pelaku menusukkan pisau ke leher sebelah kanan korban, sementara posisi korban tengah berbaring.

Rekonstruksi pembunuhan di Padang Olo, Kecamatan Sungai Limau, di Polres Pariaman, Kamis (17/6/2021).
Rekonstruksi pembunuhan di Padang Olo, Kecamatan Sungai Limau, di Polres Pariaman, Kamis (17/6/2021). (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

"Korban terbangun dan berusaha untuk duduk. Saat itu juga tersangka menusukan lagi pisau ke arah dada korban sehingga korban meronta, dan berdiri," ujarnya.

Saat berdiri, tersangka kembali menusuk bagian perut dan rusuk korban, berkali-kali.

"Ketika itu korban sempat melawan dan berusaha mencekik tersangka, sedangkan tersangka dapat menepis tangan korban yang kemudian menancapkan pisau pada bahu kiri korban," ulasnya.

Terakhir korban juga menendang tersangka sehingga tersangka tersandar ke dinding.

Melihat keadaan korban penuh luka, tersangka langsung melarikan diri.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved