Berita Temanggung
SOS, Ketersediaan Stok Oksigen di RSUD Temanggung Menipis, Bupati: Ini Sudah Kondisi Darurat
Pemerintah Kabupaten Temanggung berupaya penuh mengantisipasi kehabisan stok oksigen yang menyuplai beberapa rumah sakit.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
Sementara, angka kematian Covid-19 meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Dari rata-rata 5-6 orang meninggal, bertambah menjadi 7-8 orang meninggal setiap hari.
Bahkan, pasien Covid-19 yang meninggal pada, Selasa (29/6/2021) tembus 13 orang.
Sementara itu, Bupati Temanggung M Al Khadziq mengaku prihatin dengan ketersediaan oksigen di beberapa rumah sakit.
Menurutnya, saat ini menjadi kondisi darurat dalam upaya memberikan pertolongan kepada masyarakat yang sakit.
Bahkan, Khadziq memprediksi, stok oksigen yang ada hanya cukup digunakan dalam 3 jam ke depan.
Sementara, masih ada 178 pasien Covid-19 dan pasien-pasien lainnya yang masih membutuhkan pertolongan dengan memberikan oksigen tambahan.
"Kondisi riil hari ini, di RSUD Temanggung dalam kondisi SOS, alarm sudah benar-benar berbunyi karena kita mengalami krisis oksigen. Saat ini oksigen hanya cukup untuk 3 jam ke depan, kalau sampai 3 jam ke depan tidak ada suplai oksigen, maka nasib 178 pasien Covid-19 di seluruh Kabupaten Temanggung bisa terancam," terangnya.
Baca juga: Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Semarang Kewalahan : Tiap Hari Bisa Mandikan 25 Jenazah
Baca juga: Video Lima Pelaku Pencurian Alat Pertukangan Proyek Ponpes di Semarang Minum Miras Dulu
Baca juga: Jokowi Serahkan Pemberlakuan PPKM Darurat kepada Airlangga Hartarto
Kata Khadziq, Pemkab Temanggung sedang mencari solusi dengan menghubungi beberapa pihak untuk mencari bantuan oksigen agar krisis oksigen ini bisa diatasi sesegera mungkin.
Sehingga, pasein-pasien yang membutuhkan tambahan oksigen bisa tertangani dengan baik.
"Tadi sudah menghubungi suplier dan minta ke Gubernur. Pak Gubernur sudah meminta ke Asisten 2 Provinsi untuk bertindak cepat. Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menolong semua pasien yang ada. Pasti kita akan berusaha, semoga ini bisa diatasi demi kita menyelamatkan semua pasien," harapnya. (*)