Breaking News:

Berita Batang

FKUB Batang Minta Para Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Ajak Warga Percaya Virus Corona

FKUB Batang meminta agar para tokoh agama dan tokoh pemuda mengajak masyarakat agar mempercayai Covid-19.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Dok. FKUB Batang
Rakor Optimalisasi Peran Tokoh Agama dan Pemuda dalam Pencegahan Covid-19, di Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batang meminta agar para tokoh agama dan tokoh pemuda mengajak masyarakat agar mempercayai virus korona atau pandemi Covid-19, benar adanya serta belum berakhir.

Pasalnya, masih ada beberapa pihak yang ditokohkan dan tidak mempe

Rakor Optimalisasi Peran Tokoh Agama dan Pemuda dalam Pencegahan Covid-19, di Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021).
Rakor Optimalisasi Peran Tokoh Agama dan Pemuda dalam Pencegahan Covid-19, di Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021). (Dok. FKUB Batang)

rcayai Covid-19.

Hingga akhirnya sebagian dari umat ada yang ikut tidak percaya dan meremehkan keberadaan virus tersebut.

“Ada yang menakut-nakuti bahaya vaksinasi Covid-19, bisa menimbulkan penyakit, padahal tentu saja pemerintah dalam mengambil langkah ini sudah melalui proses penelitian laboratorium dan sudah diujicoba sekian kali baru direkomendasikan, Insya Allah setelah divaksinasi selamat dan halal, tidak membahayakan,” tutur Ketua FKUB Subekhi, saat menggelar Rakor Optimalisasi Peran Tokoh Agama dan Pemuda dalam Pencegahan Covid-19, di Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021).

Dikatakannya melalui FKUB ini memang diharapkan supaya masyarakat jangan mendahulukan prasangka buruk, namun perlu klarifikasi.

“Dan itu ditanyakan kepada ahlinya, baik dari bidang kefarmasian, kesehatan maupun keagamaan seperti Dinas Kesehatan, MUI dan Ormas Keagamaan. Orang-orang yang tidak ahli tidak usah ngomong, sehingga tidak menyesatkan masyarakat,” imbaunya.

Ia mengakui, dari umat beragama sendiri terbelah tapi jika memperhatikan validitas dari hasil fatwanya, tentu pribadi-pribadi yang berada di dalam suatu Ormas itu mumpuni dan mempunyai daya nalar yang baik.

“Ada lima Ormas besar yang diundang yaitu NU, Muhammadiyah, LDII, Rifa’iyah dan Sarekat Islam beserta organisasi turunannya,” ujarnya.

Di samping itu, lanjut dia, anggota FKUB dan tokoh pemuda non muslim pun diundang, dengan mayoritas perwakilan perempuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved