Breaking News:

Berita Kudus

PPKM Darurat Jawa dan Bali, Bupati Kudus Hartopo: Kami Koordinasikan dengan Forkopimda

Pemkab Kudus akan segera koordinasi dengan unsur Forkopimda terkait pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau isolasi terpusat di Desa Jati Kulo, Kecamatan Jati, Kudus, Jumat (25/5/2021). Isolasi terpusat tersebut memanfaatkan kios pasar desa. 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus akan segera koordinasi dengan unsur Forkopimda terkait pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Koordinasi tersebut menurut Bupati Kudus HM Hartopo untuk mencari jalan terbaik bagi masyarakat ketika PPKM Darurat berlangsung.

"Secara global Presiden memberikan (keputusan PPKM Darurat), setiap daerah harus punya kajian khusus terkait daerah masing-masing," kata Hartopo seusai menghadiri HUT ke-75 di PT Pura, Kamis (1/7/2021).

Bagi Hartopo koordinasi tidak hanya membahas PPKM Darurat, tapi juga membahas evaluasi PPKM Mikro yang sudah berlangsung di Kudus.

Baca juga: Jenazah Mbak You akan Dibawa ke Salatiga: Meski Terpapar Corona atau Tidak

Baca juga: Dukung Kemajuan UMKM, PLN Beri Bantuan untuk Kampung Kuliner

Baca juga: Loker Lowongan Kerja Karir di Semarang Kamis 2 Juli 2021

"Maka dengan adanya PPKM Darurat akan kami tindaklanjuti dan akan kami evaluasi," tandasnya.

Hartopo tidak ingin masyarakat semakin tertekan dengan diberlakukannya PPKM Darurat.

Untuk itu, dia akan membahasnya bersama unsur Forkopimda.

"Bagaimana langkah pemerintah akan kami koordinasikan dulu terutama di sektor ekonomi," kata dia.

Diketahui penerapan PPKM Darurat Jawa dan Bali akan berlangsung sejak 3 sampai 20 Juli 2021.

Presiden Jokowi pun telah mengumumkannya. Kebijakan tersebut keluar menyusul semakin meluasnya penyebaran kasus Covid-19.

Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma, mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi terkait pemberlakuan PPKM Darurat.

Baca juga: One Day Service, PLN Suntik Tambahan Daya 40 MVA ke PT Gunung Rajapaksi

Baca juga: Sentra Vaksinasi Holy Stadium Semarang Dibuka, Pemerintah Pasang Target Sehari Diikuti 5.000 Warga

Baca juga: Satu RT Zona Merah, Berikut Daftar Zonasi Covid-19 di Banyumas

Tapi pada dasarnya, pihaknya juga memiliki tanggung jawab kolaborasi bersama dalam upaya penanganan Covid-19.

"Kami sekarang fokus penanganan Covid-29 di Kudus walupun mengalami tren penurunan tali masih cukup tinggi," kata Aditya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved