Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Kanselir Jerman Kritik PM Inggris Soal Jumlah Penonton Euro 2020 di Stadion Wembley

Jumlah penonton di Stadion Wembley selama Euro 2020 dikritik oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel. Ia menilai Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, t

Editor: m nur huda
FRANK AUGSTEIN / POOL / AFP
Penggemar Inggris bersorak saat menonton pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Jerman di Stadion Wembley di London, Selasa (29/6/2021). Suporter Euro 2020 yang bergerombol dengan rendahnya pelaksanaan protokol kesehatan, dituding menjadi satu penyebab kenaikan risiko gelombang kasus baru covid-19 di Eropa. 

TRIBUNJATENG.COM - Jumlah penonton di Stadion Wembley selama Euro 2020 dikritik oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel. Ia menilai Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, tidak bijak.

Wembley adalah salah satu dari 11 stadion yang dipilih UEFA untuk menyelenggarakan Euro 2020 atau Piala Eropa 2020.

Secara keseluruhan, Stadion Wembley menggelar delapan pertandingan termasuk partai final Euro 2020.

Timnas Inggris sejauh ini sudah memainkan empat pertandingan Euro 2020 di Stadion Wembley.

Baca juga: Suporter Euro 2020 Tak Bermasker Euro 2020 Jadi Pemicu Gelombang Kasus Baru Covid-19 di Eropa

Rincian dari empat pertandingan itu adalah tiga laga Grup D dan satu lainnya terjadi pada 16 besar Euro 2020 melawan Jerman.

Dari empat pertandingan itu, laga Inggris vs Jerman pada babak 16 besar Euro 2020 menjadi yang paling ramai.

Dikutip dari situs The Independent, lebih dari 40.000 ribu fans hadir langsung untuk menyaksikan partai klasik Inggris vs Jerman di Stadion Wembley.

Dukungan puluhan ribu fans itu turut membantu timnas Inggris mengalahkan Jerman 2-0 dan lolos ke perempat final Euro 2020.

Terkini, Angela Merkel mengkritik kebijakan pemerintah Inggris yang memperbesar persentase kehadiran penonton di Stadion Wembley saat Inggris menghadapi Jerman.

Kritik itu disampaikan Angela Merkel kepada PM Boris Johnson saat berkunjung ke Inggris pada Jumat (2/7/2021) waktu setempat atau tiga hari setelah Jerman tersingkir dari Euro 2020.

Menurut Angela Merkel, kebijakan pemerintah Inggris menambah persentase kehadiran penonton di Stadion Wembley sangat tidak bijak.

Sebab, pandemi virus corona di Inggris sampai saat ini masih belum berakhir.

"Saya mengatakan ini dengan sangat prihatin. Saya juga telah mengatakan kekhawatiran ini ke Boris Johnson," kata Angela Merkel dikutip dari situs SPORT.

"Di Jerman, kami sangat membatasi jumlah penonton yang akan hadir di Stadion Allianz Arena, Muenchen," tutur Angela Merkel.

"Pemerintah Inggris tentu memiliki kuasa untuk mengambil keputusannya sendiri. Namun, saya sedikit khawatir, apakah itu tidak berlebihan?," ucap Angela Markel.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved