Berita Solo

Petugas Gabungan Sidak Mal di Solo, Pastikan Gerai Tutup kecuali Toko Obat, Sembako, dan Makanan

Petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Solo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap seluruh mal di Solo.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ketika melakukan sidak di Mal Solo Paragon untuk memastikan penerapan PPKM Darurat di Kota Solo, Minggu (4/7/2021). 

Penulis: Muhammad Sholekan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Solo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap seluruh mal di Solo, Minggu (4/7/2021). 

Petugas memastikan gerai yang tidak termasuk dalam sektor esensial tidak beroperasi. 

Tampak hadir sidak langsung Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Wakapolresta Solo AKBP Gatot Yulianto, Danrem 074 Warastrama Kolonel Inf Deddy Suryadi, dan Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji. 

Baca juga: Salat Berjemaah di Masjid Agung Batang Dibatasi, Tempat Ibadah di Jalur Pantura Diminta Hal Sama

Baca juga: Percepat Vaksinasi, Warga Semarang Bisa Ikut Tanpa Daftar Online, Asal Tahu, Kuota Terbatas

Baca juga: Pemkab Kendal Galakkan Vaksinasi Covid-19 untuk Usia Produktif Mulai 12 tahun, Faiz: Rasanya Cetit!

Selain itu, bagi gerai yang masih beroperasi seperti penjual makanan dan minuman menerapkan sistem take away atau dibawa pulang. 

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan sidak ini memastikan dilaksanakannya pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Solo. 

"Kami bergabung bersama Danrem 074 Warastratama, Dandim 0735 Surakarta, Dinas Perdagangan, dan teman-teman Satpol PP melaksanakan pantauan langsung pemberlakuan PPKM Darurat," ucap Ade saat sidak di Mal Solo Paragon

Ade menegaskan semual mal di Solo tutup selama penerapan PPKM Darurat.

Kecuali sektor esensial: toko obat, apotek, sembako, makanan, dan minuman seuai dengan ketentuan. 

"Hal itu mengacu PPKM Darurat di Kota Solo sebagaimana Intruksi Mendagri Nomor 15 tahun 2021 dan linier dengan instruksi Wali Kota Solo yang dituangkan dalam surat edaran," jelasnya. 

Mantan Kapolres Karanganyar itu menyampaikan, hasil pengecekan langsung, spot makanan walaupun buka dipastikan kepatuhan waktu operasional sampai pukul 20.00 WIB. 

"Ketentuan itu patuhi dan tidak melayani makan di tempat dan semua pengunjung dengan take away," ungkapnya. 

Dia menegaskan, bagi gerai yang masih nekat melanggar ketentuan PPKM Darurat akan mendapatkan sanksi administratif berupa teguran lisan, tertulis, sampai penutupan tempat usaha. 

Baca juga: Sinopsis Drakor Lets Fight Ghost Episode 4, Bong Pal Ajak Hyun Ji Pergi

Baca juga: Daftar Daerah dengan Kasus Harian Covid-19 Tertinggi, Jateng 3 Besar, Sehari 3 Ribu Orang Positif

Baca juga: Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 5 Menyediakan Layanan Vaksinasi Covid 19 di Stasiun Purwokerto

"Apabila ada perlawanan, sudah disiapkan tim penyidik dengan menerapkan UU Wabah Penyakit Menular dan UU Kekarntinaan Kesehatan," tegasnya. 

Sementara itu, Tenant Relation Mal Solo Paragon, Robert mengatakan, pihaknya mentaati peraturan yang telah ditetapkan. 

Selama ini, lanjut dia, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi agar konsumen membawa pulang makanan yang dipesan. 

"Sebagian besar, gerai sudah mengerti aturan tersebut. Kami senantiasa taat dengan peraturan yang telah ditetapkan," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved