Breaking News:

Berita Batang

Pastikan Patuh PPKM Darurat, Bupati Batang Wihaji Cek Tempat Keramaian di Pasar-pasar

Penerapan PPKM di Batang dipantau di pusat keramaian, seperti pasar, terminal, dan obyek wisata.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat meninjau PPKM Darurat di Pasar Blado, Batang, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pada hari keempat penerapan PPKM Darurat, Bupati Batang Wihaji bersama Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka dan Dandim Letkol Arh Yan Eka Putra mengecek  beberapa pusat keramaian, Selasa (6/7/2021).

Pusat keramaian yang dimaksud menyasar pada pasar, terminal, dan obyek wisata.

"Ini tadi kami ke wisata Bandar Eco Park, terminal dan Pasar Bandar, alhamdulillah semua berjalan seperti yang diimbaukan pasar tradisional tetap boleh buka. yang terpenting prokes dan batasan pengunjung, memang suasananya menjadi berbeda dari biasanya," tutur Bupati Wihaji.

Baca juga: Masih Ada Warung yang Menerima Pembeli Makan di Tempat, Pemilik Warung: Saya Kena Denda Rp 200 Ribu

Baca juga: Mawar Hartopo Paparkan Kebiasaan Warga Kudus Buang Masker Bekas: Termasuk Limbah Infeksius

Wihaji mengatakan pemberlakuan PPKM Darurat merupakan upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Virus Corona belakangan ini. 

Hal itu karena terjadi peningkatan penyebaran kasus, termasuk di Kabupaten Batang.

"Akhir-akhir ini memang cukup ada kenaikan angka kasus Covid-19, Kabupaten Batang termasuk daerah yang melaksanakan PPKM Darurat kategori III pada 3 Juli hingga 20 Juli mendatang untuk itu pelaksanaannya kami pantau terus," ujarnya.

Selama pelaksanaan PPKM darurat, sesuai petunjuk teknisnya menerapkan kembali menerapkan work from home (WFH) dengan jumlah ASN yang masuk maksimal 25 persen.

Lalu sektor wisata, mal dan pasar juga ada pembatasan pengunjung maksimal 25 persen atau ditutup untuk kategori tertentu.

Menurutnya, upaya pengendalian dalam mengatasi dampak pandemi tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata.

Baca juga: Nekat Mau Nyebrang ke Karimunjawa Saat PPKM Darurat, 50 Wisatawan Disuruh Pulang

Baca juga: Dokter dan Perawat Nakal Suntikkan Vaksin Corona Palsu Isi Air Garam, Raup Rp 404,7 Juta

Namun harus dilakukan dengan kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak termasuk masyarakat sendiri.

"Sejauh ini sudah cukup baik masyarakat sudah patuh prokes, harapannya ini terus dilakukan agar upaya yang dilakukan untuk menekan laju kasus Covid-19 ini berhasil karena permasalahan ini perlu dilakukan bersama-sama," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved