Berita Banjarnegara
Cara Unik Petani Banjarnegara Tangkal Hama Tikus, Bikin Replika Ular dari Pelepah Daun Kelapa
Hama tikus menjadi ancaman serius bagi petani di Kabupaten Banjarnegara. Berbagai cara dilakukan petani untuk membasmi hama.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Hama tikus menjadi ancaman serius bagi petani di Kabupaten Banjarnegara.
Berbagai cara dilakukan petani untuk membasmi hama itu, namun hama itu sulit dikendalikan.
Serangan hama tikus membuat petani merugi karena hasil panen berkurang.
Sepanjang jalan irigasi Desa Kutayasa Kecamatan Bawang, Banjarnegara, hamparan sawah hijau terlihat subur dan menyenangkan.
Tapi siapa sangka, di balik subur tanaman itu, ada air mata petani yang belum tuntas.
Baca juga: Ganjar Sebut Kudus Tak Lagi Jadi Zona Merah Corona, Peningkatan Kasus di Banjarnegara
Baca juga: Viral Remaja di Banjar Nekat Naik Tower SUTET, Injak Kakaknya yang Naik Membujuk
Baca juga: Satu PDP Corona Asal Cilacap Meninggal, Sempat Dirawat 2 Hari di RSUD Banjar Patroman
Mereka yang susah payah menanam dan merawat padi, namun justru kawanan tikus lah yang menikmati. Petani hanya bisa memanen padi sisa dimakan tikus sehingga hasilnya kurang.
Bahkan, tak jarang petani gagal panen karena telah habis dimakan tikus.
"Ada yang dua musim tanam tidak panen," kata Ruswanto, petani dari Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Selasa (6/7/2021)
Ruswanto sendiri mengaku pernah hanya panen hanya 2 karung dari sepetak lahannya seluas sekitar 50 ubin. Padahal normalnya, ia bisa memanen antara 6 sampai 8 karung.
Hama tikus diakuinya paling sulit ditanggulangi. Jika serangga atau hama kecil lainnya bisa dibunuh dengan racun, tidak demikian dengan tikus.
Semakin keras petani berusaha membasmi, semakin ganas tikus menghabisi padi.
"Kalau diracun, semakin ganas, tambah habis (padinya), " katanya
Ruswanto pun akhirnya mencari cara lain untuk mengatasi masalah tersebut. Ia melihat petani di Desa tetangga, Desa Winong punya cara beda untuk mengatasi serangan hama tikus.
Ia melihat petani itu mengusir hama tikus dengan cara menancapkan pelepah daun pohon kelapa kering di sawah.
Tak ada salahnya ia mencoba. Toh berbagai cara telah dilakukan namun belum ada yang efektif membasmi hama itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petani-desa-kutayasa-banjarnegara-atasi-hama-tikus-dengan-cara-unik.jpg)