Penanganan Corona
Dokter Amerika Kritik Penanganan Covid-19 Indo: Disinfeksi di Jalan Buang Uang, Ivermectin Tak Perlu
Dokter asal Amerika Serikat Faheem Younus mengkritisi penanganan Covid-19 di Indonesia. Secara terang-terangan ia bahkan menyebut Ivermectin tak perlu
Sekadar informasi, Faheem bisa dibilang salah satu sosok penting di dunia medis yang kerap membagikan beragam informasi penting terkait Covid-19 melalui jejaring sosial, terutama lewat handle Twitter @FaheemYounus.
Saking terkenalnya di internet, ia sempat menjadi korban hoaks pada akhir tahun 2020 lalu, di mana seorang oknum, mencatut nama Faheem, membagikan informasi yang keliru soal Covid-19.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Rabu 7 Juli 2021, Gemini Takut Dimanfaatkan
Baca juga: PREVIEW EURO 2020 : Ujian Calon Juara di Laga Inggris vs Denmark
Baca juga: Schmeichel Lontarkan Psywar Jelang Semifinal Euro: Footballs Coming Home, Apa Inggris Pernah Juara?
Saat ini, berdasarkan laman LinkedIn miliknya, Faheem merupakan seorang dokter yang menjabat beberapa posisi di di University of Maryland, Upper Chesapeake Health, AS.
Beberapa jabatan tersebut mencakup Vice President, Chief Quality Officer, Chief Division of Infectious Diseases, dan Clinical Associate Professor.
Di luar sektor akademis, Faheem juga tergabung dalam Organisasi Penyakit Menular Amerika (Infectious Disase Society of America/IDSA).
Ia juga aktif menulis di sejumlah media internasional, seperti The Huffington Post, Washington Post, Christian Science Monitor, hingga Baltimore Sun. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketika Dr Faheem Younus Ngetwit dalam Bahasa Indonesia, Bagikan Resep untuk Isoman"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/farheem-younus.jpg)