Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Abu Jenazah Korban Covid-19 di India Akan Dimanfaatkan untuk Bangun Taman

Taman tersebut rencananya akan dibangun dengan memanfaatkan abu jenazah korban Covid-19 yang tak terurus di Vishram Ghat.

Tayang:
Money SHARMA / AFP
Seorang pria berdiri di tengah pembakaran para korban yang kehilangan nyawa karena virus Corona Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi India pada 26 April 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, BHOPAL - Di India, salah satu krematorium terbesar di kota Bhopal, Bhadbhada Vishram Ghat, akan membangun taman menggunakan abu jenazah para korban Covid-19.

Hal itu dilakukan untuk mengenang para korban.

Taman tersebut rencananya akan dibangun dengan memanfaatkan abu jenazah korban Covid-19 yang tak terurus di Vishram Ghat.

Baca juga: 311 Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman, Satgas: Mereka Pikir Selembar Hasil PCR Sudah Pengobatan

Gelombang kedua Covid-19 di India yang berlangsung sejak April memicu ledakan pasien di berbagai rumah sakit di Bhopal, di mana banyak yang meninggal.

Namun, banyak anggota keluarga tidak dapat mengambil abu jenazah mereka karena lockdown ketat, akibatnya sebagian besar abu tersebut menumpuk di Vishram Ghat.

Mamtesh Sharma, sekretaris komite pengelola Bhadbhada Vishram Ghat mengatakan, "Antara Maret dan Juni, sebagian besar orang meninggal karena Covid-19 dan ritual terakhir mereka dilakukan di sini."

Langit malam di India yang diterpa tsunami Covid-19
Langit malam di India yang diterpa tsunami Covid-19 (Screenshot BBC.COM)

"Hanya sebagian kecil kerabat orang meninggal yang mengambil abu setalah upacara terakhir.

Setelah ini, sejumlah besar tulang dan abu dikumpulkan di sini," ujarnya seperti yang dilansir dari India.com pada Rabu (7/7/2021).

Sharma memperkirakan ada sekitar 21 truk yang penuh abu jenazah menumpuk di Vishram Ghat, yang tidak dapat dihanyutkan di sungai dengan mempertimbangkan dampak lingkungan.

Oleh karenanya, komite pengelolaan krematorium memutuskan untuk membangun suatu taman memorial dengan menggunakan abu jenazah korban meninggal karena Covid-19 sebagai pupuk kandang.

Taman memorial tersebut akan dibangun di area seluas sekitar 1.114 meter persegi.

Rencananya, taman memorial ini akan ditanami 3500-4000 pohon.

Para pihak dari komite pengelolaan krematorium tersebut mengatakan bahwa untuk membuat tanaman tumbuh lebih cepat dapat menggunakan abu jenazah, kotoran, dan serbuk kayu yang dicampur dengan tanah.

Taman memorial itu akan dibangun berdasarkan teknologi Miyakami Jepang.

Bibit yang akan ditanam di taman memorial tersebut akan dirawat oleh pihak komite pengelola krematorium Bhadbhada Vishram Ghat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Krematorium Terbesar India Akan Manfaatkan Abu Jenazah Korban Covid-19 untuk Bangun Taman Memorial"

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved