Breaking News:

Berita Pendidikan

Tedjo Mulyono, Kandidat Kuat Direktur Polines Semarang: Perkuat Link and Match dengan Dunia Kerja

Polines bakal dipimpin direktur baru. Dr Tedjo Mulyono menjadi kandidat terkuat Direktur Polines. Ada tiga tahapan yang harus dilalui kandidat.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
DOKUMENTASI PRIBADI
Kandidat Direktur Polines, Tedjo Mulyono. 

"Saya tengah menyiapkan sejumlah progam kerja ke depan yang akan diterapkan jika terpilih," kata Tedjo, melalui pesan tertulis, Senin (12/7/2021).

Ia bertekad menyiapkan kampusnya siap menghadapi tantangan masa depan.

Serta meneruskan kerja direktur sebelumnya, Supriadi yang telah berhasil meningkatkan jaringan kerja sama dengan semua pihak.

Tedjo berkomitmen bekerjasama tidak hanya dengan perguruan tinggi, tetapi juga dengan perusahaan BUMN dan sejumlah industri ternama.

Kerja sama itu, tutur Tedjo, untuk menyiapkan para mahasiswa Polines setelah lulus mampu terserap bekerja di dunia industri di era revolusi industri 4.0 saat ini.

"Tidak hanya itu, sistem informasi terintergrasi ke semua layanan (e-smart kampus) dan e-industrial collaboration center juga disiapkan. Ini sebagai wujud kerja sama dengan industri dalam bentuk sistem informasi link and match dengan industri," jelasnya.

Tedjo mengatakan untuk progam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga akan menyelaraskan kurikulum dengan mitra industri, magang industri, teaching factory/industry, internship, expert lecture from industry, serta pembelajaran problem based learning.

Baca juga: PPKM Darurat, Puluhan Kendaraan Masuk Kudus Diputar Balik

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 13 Juli 2021, Gemini Jangan Menyakiti Diri Sendiri

Baca juga: Chord Kunci Gitar Tiada Lagi Tangisan Misha Omar

Karena itu, ia berharap institusi berorientasi menghasilkan kinerja lembaga dan lulusan yang unggul di bidangnya sesuai kebutuhan mitra industri dan masyarakat.

Pria asal Solo ini juga menegaskan, pelaksanakan dan pengembangan penelitian terapan inovatif dalam bidang teknologi dan bisnis harus berbasis pada kebutuhan industri dan masyarakat skala nasional dan internasional.

Hal ini ia buktikan selama memimpin Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polines, hasil pemikirannya dan keterbukaanya terhadap tim-nya telah menelurkan berbagai karya berbasis teknologi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved