Berita Semarang

Daftar 21 Ruas Jalan di Kota Semarang yang Ditutup, Pekan Ini Tambah 3 Jalan

Pemerintah Kota Semarang berupaya menekan mobilitas masyarakat selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Dishub Kota Semarang
Petugas Dishub Kota Semarang menutup Jalan MH Thamrin, Senin (12/7/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang berupaya menekan mobilitas masyarakat selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Satu diantaranya dengan menutup ruas jalan.

Jumlah ruas jalan yang ditutup pun kian bertambah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, hasil evaluasi penutupan ruas jalan berdampak pada kecenderungan penurunan mobilitas hampir 30 persen.

Baca juga: Gaya Kemayu Pelaku yang Bakar Gadis di Kebun Singkong, Panjang Lebar Cerita sampai Distop Polisi

Baca juga: Pengakuan Suami yang Pura-pura Mengajak Istri Bercinta lalu Menusuknya, Terungkap Latar Belakangnya

Penutupan ruas jalan dinilai cara yang efektif untuk membatasi mobilitas warga.

Diharapkan, Kota Semarang bisa segera menuju zona hijau.

"Ini sambil berjalan, ruas jalan vital pengubung ke kota mulai ditutup. Contoh, di Jalan Siliwangi dari bundaran banjir kanal menunju tugu muda ditutup. Jalan Dr Sutomo, Pasar Kembang, menuju tugu muda ditutup," sebut Endro, Selasa (13/7/2021).

Endro menyebutkan, pertimbangan penutupan ruas jalan diantaranya jalan tersebut masih ramai.

Penutupan juga dilakukan atas dasar usulan dari camat, kapolsek, dan danramil di masing-masing wilayah.

Setidaknya, ada 40 usulan penutupan dari masing-masing kecamatan yang kemudian masih dikaji bersama.

"Kami bukan berarti melarang warga keluar rumah. Boleh keluar rumah dengan catatan punya kepentingan yang substansial, kebutuhan yang tidak bisa ditinggal," paparnya.

Kasi Penertiban Dishub Kota Semarang, Antonius Haryanto menambahkan, masing-masing kecamatan mengusulkan dua titik baru untuk penyekatan.

Namun, tidak semua usulan tersebut dilakukan penutupan.

Dishub mengkaji dengan beberapa pertimbangan antara lain wilayah bersangkutan menjadi pusat penyebaran Covid-19. Di sisi lain, ada jalur alternatif bagi warga.

"Misal, Banyumanik. Usulannya Patung Kuda, Karang Rejo, dan Sukun Raya. Disitu kami menimbang kepadatan termasuk untung ruginya," kata Toni, sapaannya.

Toni melanjutkan, ada tiga penambahan penutupan jalan yang baru saja dilakukan Senin malam yakni Jalan Siliwangi, Sutomo, dan MH Thamrin.

Tiga ruas jalan itu hanya dilakukan pengalihan agar meminimalkan mobilitas.

Data hingga saat ini, ada 21 ruas jalan yang ditutup.

Artinya, separuh dari usulan telah dilakukan penutupan, yaitu

  1.  Jalan Ngesrep Timur V, 
  2. Supriyadi,
  3. Lamper Tengah Raya,
  4. Sendangguwo Baru,
  5. Jalan Srikaton,
  6. Suratmo,
  7. Kota Lama, 
  8. Imam Barjo,
  9. Pandanaran,
  10. Pahlawan,
  11. Erlangga,
  12. Ahmad Yani,
  13. Pemuda dan Piere Tendean,
  14. Gajah
  15. Kranggan,
  16. Kauman,
  17. Lamongan,
  18. Tanjung,
  19. Siliwangi,
  20. Sutomo, dan
  21. MH Thamrin. (eyf)
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved