Berita Kabupaten Tegal
Pemkab Tegal Beri Bantuan 20 Kg Beras Premium Pada 3.132 KPM Terdampak PPKM Darurat.
Pemerintah Kabupaten Tegal berikan bantuan pangan beras untuk 3.132 keluarga penerima manfaat (KPM).
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Adapun rincian bantuan yang dimaksud yaitu dari Bank Jateng ada 600 paket sembako, Bank Indonesia dan PLN masing-masing 200 paket beras, Baznas Kabupaten Tegal ada 100 paket beras.
Sedangkan yang bersumber dari Pemerintah Pusat sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yaitu bantuan beras 10 kilogram untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 69.974 KPM dan Bantuan Sosial Tunai untuk 20.418 KPM.
Penyerahan rencana pada bulan Juli atau setelah lebaran Idul Adha.
Bersumber dari Pemerintah Pusat sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), pemberian bantuan sosial pangan atau sembako untuk 132.075 KPM.
Bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yaitu Kartu Jateng Sejahtera sebanyak 1.210 KPM.
"Korpri Kabupaten Tegal juga ikut andil yaitu dengan memberikan bantuan 320 paket nasi bungkus untuk makan siang dan malam kepada petugas PPKM Darurat di 32 titik," tuturnya.
Masih di lokasi yang sama Bupati Tegal Umi Azizah berharap, bantuan sosial yang menggunakan alokasi belanja tidak terduga ini bermanfaat, mengingat PPKM darurat cukup berdampak pada penurunan penghasilan sejumlah pelaku usaha.
Umi pun mencontohkan seperti masyarakat yang menggantungkan usahanya dari kunjungan wisata, sementara kegiatan kepariwisataan sudah ditutup jauh sebelum PPKM darurat ini diberlakukan, termasuk para pelaku seni dan budaya.
Lalu kelompok usaha di sektor kuliner yang biasanya membuka usahanya hingga larut kini harus membatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00 WIB tentunya berpengaruh pada omzet penjualannya yang menurun.
Khusus di masa PPKM darurat ini, lanjutnya, pemerintah pusat akan memperpanjang program BST selama dua bulan yaitu Juli dan Agustus untuk 20.418 KPM di Kabupaten Tegal dengan besaran bantuan Rp 300 ribu per KPM per bulan.
Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan Program Kartu Jateng Sejahtera dengan komponen bantuan tunai sebesar Rp 250 ribu per keluarga yang akan ditransfer ke 1.210 KPM di Kabupaten Tegal.
Tidak hanya itu, Pemerintah juga kembali memperpanjang diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk golongan pengguna daya listrik 450 watt bersubsidi, dan 25 persen potongan untuk pelanggan PLN berdaya 900 watt bersubsidi hingga bulan September 2021 mendatang.
Pemerintah juga menambah jumlah target penerima bantuan produktif usaha mikro atau BPUM dengan indeks Rp 1,2 juta per penerima. Dan ada pula program kartu pra kerja di luar BPUM ini.
"Bantuan lainnya yang juga disiapkan pemerintah pusat untuk membantu masyarakat miskin terdampak Covid-19 yang belum ter-cover bantuan sosial dari pusat, provinsi maupun daerah, yaitu realokasi Dana Desa tahun anggaran 2021 yang diprioritaskan untuk bantuan langsung tunai atau BLT dengan besaran Rp 300 ribu untuk masing-masing KPM. Jumlah keseluruhannya di Kabupaten Tegal kami masih menunggu laporannya," papar Umi.
Tak lupa, Umi juga mengajak semuanya untuk semangat dalam menghadapi situasi pandemi dengan lebih meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan dan kepatuhan pada PPKM darurat Covid-19. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :