Breaking News:

Berita Semarang

DPRD Kota Semarang Dorong Proyek Fisik yang Sudah Dilelang Segera Dikerjakan

Komisi C DPRD Kota Semarang mendorong organisasi pemerintah daerah (OPD) Kota Semarang untuk segera melaksanakan pekerjaan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Pekerja sedang mengerjakan saluran gendong di kawasan Simpanglima, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi C DPRD Kota Semarang mendorong organisasi pemerintah daerah (OPD) Kota Semarang, terutama dinas teknis untuk segera melaksanakan pekerjaan yang sudah ada pemenang lelang. 

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengaku telah mengundang dinas-dinas teknis untuk membahas tentang progres pelaksanaan pekerjaan.

Dari hasil pembahasan, proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), maupun Dinas Penataan Ruang (Distaru), mayoritas sudah dilakukan lelang.

Beberapa poyek juga sudah mulai dikerjakan. 

Baca juga: Pusat Kota Semarang Sering Tergenang Banjir saat Hujan, DPU Bangun Saluran Gendong di Simpanglima

Baca juga: Inkubator Unit Bisnis LPPM Unnes Beberkan Keuntungan UMKM Manfaatkan Digital Marketing

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Bulu Tangkis Olimpiade Jonatan Christie Vs Loh Kean Yew

Baca juga: KRI dr Soeharso Akan Berada di Semarang Hingga Terpenuhinya Kebutuhan Oksigen di Jawa Tengah

"Kami mendorong supaya pemenang lelang segera melaksanakan proyek terutama yang mempunyai dampak langsung kepada masyarakat seperti perbaikan saluran, penambalan jalan, saluran permukiman, dan jalan permukiman," papar Suharsono, Rabu (28/7/2021).

Dia berharap, proyek-proyek fisik tersebut bisa rampung pada Agustus nanti.

Beberapa proyek yang belum bisa dikerjakan lantaran belum mendapatkan anggaran bisa diprioritaskan pada anggaran perubahan.

Secara penganggaran, kata dia, pembangunan fisik yang berhubungan dengan masyarakat tidak ada refocusing meski di tengah pandemi Covid-19. 

Apalagi, berkaca pada tahun lalu yang mana musim hujan sangat panjang mengakibatkan banjir terjadi cukup lama di Kota Semarang.

Pihaknya mendorong agar anggaran penanganan banjir tetap masuk prioritas.

Menurut politisi PKS tersebut, bencana banjir di Kota Semarang tahun lalu memang terjadi karena iklim yang berbeda dari biasanya.

Saluran air dan sungai tidak dapat menampung sehingga melimpas ke daratan.

Dia meminta pekerjaan-pekerjaan berkaitan dengan permukiman bisa segera dilaksanakan mengingat hal ini dinilai penting.

Dia berujar, banyak titik genangan di kawasan perumahan karena saluran tidak baik dan kurang perawatan.

Baca juga: Loker Lowongan Kerja Karir di Semarang Rabu 28 Juli 2021

Baca juga: Jual Rumah Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Rabu 28 Juli 2021

Baca juga: Jual Mobil Motor Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas Rabu 28 Juli 2021

"Ini harus jadi perhatian. Apalagi, yang saluran-saluran primer, utama, harus dipastikan betul itu berfungsi baik dan optimal. Jika terjadi hujan bisa berfungsi secara baik. Belajar dari awal tahun 2021, jangan sampai terjadi di tahun beriktunya kalau memasuki musim hujan," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved