Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ini Daftar Sentra Vaksinasi yang Ditutup di Kota Semarang Karena Stok Vaksin Menipis

Pemerintah Kota Semarang menutup beberapa sentra vaksinasi. Penutupan dilakukan lantaran stok vaksin tengah menipis.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Sebanyak 97 anak difabel dari YPAC Semarang mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang yang berlangsung di Aula YPAC, Selasa (3/8/2021). Sebagian besar terlihat antusias dan bersemangat kerena mereka bertemu rekan sekolah yang sudah lebih dari satu tahun tidak saling bertemu. (Tribun jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menutup beberapa sentra vaksinasi.

Penutupan dilakukan lantaran stok vaksin tengah menipis.

Sentra vaksinasi yang ditutup yaitu sentra vaksinasi Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Universitas Sultan Agung (Unissula), dan Queen City.

Sentra vaksinasi Sam Poo Kong juga ditutup sementara.

Penyuntikan vaksin dosis kedua (V2) yang seharusnya di Sam Poo Kong dialihkan ke sentra vaksinasi Kecamatan Semarang Barat.

Baca juga: Ganda Putri China Sangat Tersentuh Greysia Polii: Dia Tenang, Tersenyum dan Terus Memberi Semangat

Baca juga: Posisi Rupiah Menguat ke Rp 14.355 per Dolar AS pada Siang Ini, Jadi Terkuat di Asia

Baca juga: Belum Ada Penetapan Tersangka, Ini yang Dipersoalkan Polisi Terkait Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, penyuntikan V2 di sentra vaksinasi Holy Stadium juga dilakukan terakhir Senin lalu.

Pasalnya, stok vaksin Kota Semarang tersisa 28.220 dosis pada Senin lalu.

Jumlah tersebut hanya dapat memenuhi vaksinasi di Semarang hingga Selasa (3/8/2021).

Pihaknya masih menunggu alokasi logistik vaksin dari Pemerintah Pusat.

Kebutuhan vaksin untuk Kota Semarang, diakuinya, memang cukup besar.

Untuk penyuntikan V2 hingga Agustus nanti membutuhkan sekitar 21 ribu vial.

"Kebutuhan Agustus minggu pertama untuk V2 ada 41.481 sasaran,  Minggu kedua 28.852 sasaran. Minggu ketiga 53.396 sasaran. Minggu keempat 18.412 sasaran. Total hampir sekitar 21 ribu vial untuk V2 saja, belum melakukan V1," terang Hakam.

Menurutnya, warga sangat antusias mengikuti vaksinasi.

Namun di sisi lain, stok vaksin memang belum banyak.

Dia berharap, stok vaksin dari pusat bisa segera turun dengan jumlah yang signifikan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved