Breaking News:

PPKM Level 4

Alasan Kenapa Ganjar Pranowo Sebut Syarat Vaksin Tidak Adil

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo belum berencana menjadikan sertifikat vaksin Covid-19 sebagai satu syarat masyarakat bepergian,

Dok Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (9/8/2021) kemarin. 

"Tapi tentu kita harus menunggu keputusan evaluasi dari pusat, biar seragam.

Tidak boleh nanti jalan sendiri-sendiri. Kalau sudah ada keputusan, maka sebenarnya itu bisa dilakukan," ujarnya.

Adapun, pemerintah pusat telah menerapkan syarat sertifikat vaksin untuk bepergian, termasuk untuk masuk ke mal/pusat perbelanjaan.

Aturan itu tertuang dalam Inmendagri No. 30/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan

Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Sementara, Kemenkes per Senin (9/8) pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 51,39 juta orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona.

Sementara baru 24,88 juta orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.

Hal itu berarti dari target vaksinasi pemerintah dengan total sasaran 208,26 juta orang, baru menyentuh 24,68 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama, sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 11,95 persen.

Ahli epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menuturkan, penerapan sertifikat vaksinasi untuk memberikan kelonggaran aktivitas kepada masyarakat harus dilakukan secara bertahap. Sebab, tidak ada jaminan vaksin dapat mencegah penularan covid-19.

"Penerapan sertifikat vaksin ini juga harus dilakukan bertahap karena apa? Karena pertama vaksin ini tidak menjamin mencegah penularan," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/8).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved