Breaking News:

Kendal Beribadat

Kuota Subsidi Solar Nelayan Terbatas, Pemkab Kendal Sigap Carikan Solusi

Pada masa pandemi pastinya banyak hal yang harus dihadapi oleh masyarakat, tidak hanya soal virus saja.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKAB KENDAL
Nelayan di Kendal mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pada masa pandemi banyak hal yang harus dihadapi masyarakat.

Tidak hanya soal virus melainkan juga persoalan-persoalan lain yang muncul di tengah-tengah warga.

Salah satunya persoalan masyarakat Kendal khususnya nelayan adalah keterbatasan kuota subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Sebab, kuota solar yang disubsidi pemerintah untuk nelayan masih terbatas.

Tercatat pada 2021 ini, nelayan Kendal hanya dijatah 7.150 kiloliter (Kl) solar subsidi oleh pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Padahal kebutuhan solar nelayan Kendal mencapai 11.400 Kl selama 1 tahun.

Berarti kuotanya hanya memenuhi sekitar 65 persen kebutuhan.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal drh. Hudi Sambodo, sesuai arahan Bupati Dico M Ganinduto B.Sc. pihaknya akan berupaya mencari solusi terbaik.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus berusaha semaksimal mungkin hadir di tengah kesulitan masyarakat. Terkait keterbatasan subsidi solar, kami akan menyampaikannya ke BPH Migas dan meminta agar kuota Kendal bisa ditambah sesuai kebutuhan nelayan," tuturnya saat mengecek distribusi kebutuhan solar di TPI Tawang, Selasa (10/08/2021).

Menurut Hudi Sambodo, Bupati Dico juga menyampaikan akan memperbaiki manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait pengelolaan distribusi bahan bakar untuk nelayan.

Kemudian mencari solusi yang terbaik untuk meringankan beban nelayan agar persoalan ini dapat segera teratasi.

"Bupati berharap, masyarakat bisa lebih tenang dalam menyikapi hal ini. Kondisi seperti ini juga dihadapi masyarakat di daerah-daerah lain. Untuk itu, Bupati meminta kepada para nelayan lebih bersabar karena Pemkab Kendal terus mengupayakan yang terbaik bagi masyarakat," terang Hudi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved