Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Klaten

Heboh Pasien Covid-19 Dikabarkan Meninggal di Klaten, Liang Kubur Sudah Digali Ternyata Masih Hidup

Kasus kesalahan penyampaian informasi mengenai data kematian membuat warga di Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah gempar. Pasalnya, telah dikaba

Editor: m nur huda
Warta Kota/Feryanto Hadi
ILUSTRASI GALI KUBUR - Empat orang penggali kubur di komplek Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama di Kalibata, Jakarta Selatan bergantian mencangkul tanah yang telah ditandai oleh papan berbentuk kotak, Sabtu (1/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Kasus kesalahan penyampaian informasi mengenai data kematian membuat warga di Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah gempar.

Pasalnya, telah dikabarkan ada seorang warga yang sebelumnya positif covid-19 meninggal dunia.

Hal itu membuat tim pemakaman di wilayah setempat langsung bergerak cepat untuk menyiapkan liang kubur.

Namun setelah liang kubur selesai digali, ternyata pasien yang dikabarkan meninggal dunia tersebut masih hidup.

Pasien yang sebelumnya dikabarkan meninggal bukan berasal dari wilayah Kalikotes, melainkan dari wilayah lain.

Bahkan, akibat kesalahan informasi itu para tim pemakaman sempat menunggu hingga dini hari di tempat pemakaman.

Camat Kalikotes, Seniwati membenarkan ada peristiwa tersebut yang terjadi pada Sabtu (7/8/2021) kemarin sehingga menghebohkan warganya.

Awalnya ada warganya yang berinisial S (48) dinyatakan positif Covid-19.

Warga Desa Tambongwetan, Kecamatan Kalikotes tersebut kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Memang awalnya ibu S asal Tambongwetan, masuk rumah sakit pada Selasa lalu, di ruang Dahlia nomor 4," jelasnya seperti yang dikutip dari Tribunsolo.com, Rabu (11/8/2021).

"Kemudian hari Sabtu jam 7 malam, mendapat kabar dari Dinas Kesehatan, jika ibu S meninggal dunia," jelasnya dia.

Ibu S dirawat di rumah sakit, karena terkonfirmasi covid-19 dan juga memiliki komorbid.

"Karena kita tahu Ibu S terpapar covid-19, tim pemakaman kamboja sudah menyiapkan semuanya, termasuk penggalian makam," katanya.

Setelah ditunggu, hingga pukul 01.00 WIB atau hari Minggu (8/8/2021) dini hari, jenazah tak kunjung datang.

Keluarga lantas menghubungi rumah sakit, karena sudah menunggu terlalu lama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved