Breaking News:

Kendal Beribadat

Kendal Terpilih Jadi Penerima Program DAK Pembangunan Perumahan untuk Wilayah Kumuh

Program Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) merupakan pembangunan perumahan.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKAB KENDAL
Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah KemenPUPR Riono Suprapto meninjau lokasi pembangunan perumahan untuk wilayah kumuh 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL  – Program Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) merupakan pembangunan perumahan untuk wilayah kumuh bagi 11 kabupaten/kota.

Kabupaten Kendal menjadi salah satu penerima bantuan program DAK KemenPUPR dan akan mendapatkan 170 unit rumah dengan setiap bangunan rumah senilai Rp 50 juta.

Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (kemenPUPR) Riono Suprapto mengatakan, pembangunan rumah dengan nilai per unit Rp 50 juta akan dibangun perumahan type 36 untuk per unit.

"Progran DAK terintegrasi ini membangun beberapa bidang secara serempak. Yakni bidang perumahan dibangun rumah dengan bantuan pemerintah sebesar Rp 50 juta dengan type 36 per unitnya. Juga dibangun jalan lingkungan, drainase, instalansi air minum dan instalasi air kotor (sanitasi) dan persampahan," jelas Riono Suprapto, Selasa (24/8/2021)

Pembangunan akan dilakukan di wilayah Dukuh Kendayakan, Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri.

Kepala DPUPR Kendal Sugiono mengatakan, bantuan program dana alokasi khusus (DAK) terintegrasi pembangunan perumahan sejumlah 170 unit.

Selain itu terdapat untuk bantuan jalan lingkungan perumahan dengan nilai Rp 2,75 miliar.

Sedangkan untuk bantuan air bersih nilainya Rp 301 juta yaitu untuk 170 sambungan rumah (SR) berserta instalasinya.

"Bantuan pembuatan saluran arir kotor (Ipal Komunal) ada tiga unit nilianya Rp 1,5 miliar yang dilaksanakan oleh masyarakat. Untuk TPS3R atau tempat pengolahan sampah nilainya Rp 570 juta juga dilaksanakan oleh masyarakat. Masih masuk DAK terintegrasi berupa bantuan septictank komunal sebesar Rp 120 juta tapi berada di wilayah lain. Target pembangunanya tahun ini rampung," Jelas Sugiono.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kendal Moch Noor Fauzi mengatakan, bantuan program dana alokasi khusus (DAK) terintegrasi pembangunan perumahan untuk wilayah kumuh dari KemenPUPR diberikan kepada warga yang belum mempunyai rumah.

“Program bantuan ini merupakan yang pertama diluncurkan KemenPUPR tahun 2021. Bantuan ini diberikan dengan sistem kompetisi. Kendal lolos persyaratan administrasi dan masuk 48 kabupaten/kota yang maju seleksi berikutnya. Kemudian seleksi teknis kita masuk 16 besar setelah itu dilakukan presentasi programnya dan penanganannya seperti apa dan masuk 11 besar sebagai penerima," terang Moch Noor Fauzi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved