Berita Kudus
Kasus Covid-19 Menurun, Tujuh Ruang Isolasi di RSUD Kudus Ditutup
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus menutup tujuh ruang isolasi pasien covid-19.
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
Mustiko merincikan, peningkatan BOR isolasi terjadi mulai minggu kedua bulan Mei hingga minggu kedua bulan Juni.
"Kemudian berangsur turun pada minggu ketiga bulan Juni hingga saat ini," tambah Mustiko.
RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus juga mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Selain penanganan medis bagi warga terpapar, RSUD juga disiplin menerapkan 5 M di lingkungan rumah sakit, juga turut serta dalam percepatan program vaksinasi.
Program vaksinasi di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dimulai padà 25 Januari 2021 yang dicanangkan langsung oleh Bupati Kudus HM. Hartopo.
Sampai saat ini sudah ada 9.250 orang yang sudah melakukan vaksin di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
Dengan rincian vaksin dosis pertama sebanyak 4.959 orang, dosis kedua sebanyak 3.682 orang dan vaksin ketiga sebanyak 610 orang.
"Vaksin dosis ketiga ini booster untuk tenaga kesehatan menggunakan vaksin moderna. Pelaksanaanya pada Jumat sampai Rabu kemarin sebanyak 610 orang," terang Wahyu.
Dari jumlah total pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi sebanyak 984 orang, ada 374 orang yang ditunda penyuntikan vaksin booster.
Baca juga: Cegah Pelanggaran, Kemenkumham Jateng Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Kekayaan Intelektual
Baca juga: Bu Lurah yang Dipukul Oknum Babinsa Tolak Mediasi, Ini Poin Perdamaian yang Dipermasalahkan
Baca juga: Apes, Paket Rp 3,5 Juta di Motor Kurir Dicuri Saat Korban Antar Barang, Pelaku Pakai Jaket Ojol
Penundaan terjadi dengan beragam alasan, di antaranya terkonfirmasi sebelum tiga bulan, penyuntikan vaksis dosis kedua belum ada tiga bulan dan sedang sakit.
"Pelaksanaan vaksin boster bagi nakes di RSUD ini merupakan hal yang wajib dilakukan oleh nakes, sehingga masyarakat tidak perlu kemudian masih berasumsi takut untuk berobat di RSUD," ujarnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :