Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Apa Itu Baby Blues? Cara Mengatasi dan Perbedaannya dengan Postpantrum Depression Syndrome

Apa Itu Baby Blues? Cara Mengatasi dan Perbedaannya dengan Postpantrum Depression Syndrome

Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq

Apa Itu Baby Blues? Cara Mengatasi dan Perbedaannya dengan Postpantrum Depression Syndrome

TRIBUNJATENG.COM - Apa itu baby blues? Berikut cara mengatasi dan perbedaannya dengan Postpantrum depression syndrome.

Apa itu Baby Blues?

Sindrom baby blues (baby blues syndrome) merupakan gangguan psikologis yang sering dialami oleh ibu setelah atau paska melahirkan.

Sindrom baby blues atau masalah gangguan emosional pada ibu yang baru melahirkan bisa menjadi lebih parah.

Apalagi jika nantinya menjelma menjadi postpastum depression (depresi postpartum) dan gangguan cemas.

Kebanyakan gejala baby blues mulai muncul 2-4 hari setelah bayi lahir.

Sebagian besar baby blues hilang dengan sendirinya, dalam 10-14 hari pascapersalinan.

Baby blues tidak bertahan lebih dari 2 minggu.

Jika melebihi waktu ini dan sindrom tidak membaik, disarankan untuk menghubungi dokter.

Gejala-gela sindrom baby blues

1. Menangis karena hal kecil Mengalami perubahan suasana hati atau menjadi sangat mudah tersinggung

2. Merasa tidak terikat dengan bayi

3. Merindukan kehidupan sebelum memiliki bayi

4. Khawatir atau merasa cemas tentang kesehatan dan keselamatan bayi

5. Merasa gelisah atau mengalami insomnia, meskipun tubuh kelelahan

6. Mengalami kesulitan membuat keputusan yang mudah atau berpikir jernih.

Cara mengatasi baby blues  bagi yang baru melahirkan perlu menyesuaikan diri dengan peran baru dan rutinitas dengan bayinya.

Penting untuk menjaga diri sebaik mungkin saat berada di fase pascapersalinan.

Caranya dengan menemukan hal-hal yang membuat merasa lebih baik selama masa transisi.

Sehingga dapat membantu menemukan normal baru sedikit lebih cepat.

Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan tidur cukup saat bayi sedang tertidur.

Pasalnya semua pekerjaan akan tampak lebih buruk saat merasa kelelahan dan beristirahat menjadi jalan terbaik.

Selain itu ibu perlu eminta bantuan jika memang merasa perlu.

Dengan bantuan dari orang-orang terdekat akan meringankan beban yang dirasakan.

Selanjutnya perlu mengonsumsi makanan bergizi agar kesehatan tetap terjaga.

Bercerita dengan orang lain dengan mengobrol dengan anggota keluarga atau teman yang nyaman dan tidak akan menghakimi.

Lakukan hobi Lakukan sesuatu yang disukai, membuat bahagia, dan merasa santai.

Ikatan dengan pasangan Tetaplah terhubung dengan pasangan, dengan berkomitmen melakukan sesuatu yang mendukung satu sama lain.

Namun dilansir dari Kompas.com, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Klinik Health360 Indonesia, dr Daniella Satyasari SpKJ mengatakan ibu perlu wapada apabila gejala baby blues berlangsung selama lebih dari satu bulan.

"Apalagi kalau gejalanya makin bertambah parah, nangis terus, sampai enggak bisa ngurus rumah lagi, enggak bisa ngurus keluarga, mungkin dia mengalami depresi.

Jadi kalau sudah berlarut-larut (gejala yang terjadi) tandanya ibu itu sudah depresi," jelasnya.

"Bisa juga sih setelah melahirkan langsung depresi. Jadi gejalanya lebih berat dari baby blues."

Depresi pada ibu pasca kelahiran bisa dari yang ringan hingga berat. Penyebab depresi pasca melahirkan bisa terjadi akibat kombinasi masalah fisik, psikologis, dan psikososial.

Berikut beberapa gejala depresi pasca melahirkan (depresi post-partum) yang perlu diketahui.

1. Menangis terus menerus

2. Rasa marah yang tidak kunjung selesai

3. Gelisah yang berlebihan

4. Kelelahan 

5. Perubahan suasana hati yang ekstrim

6. Kesulitan tidur dan hilang rasa nafsu makan

7. Menjauhi orang-orang sekitar

8. Merasa jauh dari anak

9. Ketakutan berlebihan

10. Merasa bersalah

11. Merasa tidak berguna

12. Merasa tidak bisa mengurus anak

13. Pemikiran ingin bunuh diri

15. Tidak memiliki harapan hidup serta pesimis

16. Meragukan kemampuan diri dalam mengurus anak dan memiliki ketakutan berlebihan dalam membesarkan anak

(tribunjateng/non)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved