Breaking News:

Berita Karanganyar

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka PAUD, SD dan SMP di Karanganyar Dimulai 13 September 2021

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Karanganyar Bakal Dimulai pada 13 September 2021.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Orang tua murid mengecek informasi PPDB tahun ajaran 2020/2021 di SMPN 2 Karanganyar pada akhir Juni 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Karanganyar Bakal Dimulai pada 13 September 2021. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menyampaikan, rencana simulasi PTM yang semula dijadwalkan pada pekan depan, akhirnya diundur karena bertepatan dengan ujian tengah semester. 

"Rencana awal kan Senin depan itu tapi bersamaan dengan ulangan tengah semester. Akhirnya kita tunda, simulasi dimulai pada 13 September 2021," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (2/9/2021).  

Baca juga: UIN Walisongo Dampingi 456 Guru, Terapkan Computational Thinking di Semarang

Baca juga: UMP Purwokerto Tanda Tangani MOA dengan NEUST Filipina

Baca juga: Mahasiswa USM Semarang Dilibatkan dalam Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Simulasi PTM tahap pertama di Kabupaten Karanganyar akan dimulai pada 13-25 September 2021. Adapun dalam simulasi tahap pertama itu semua sekolah SMP negeri dan swasta akan melakukan simulasi PTM dengan jumlah siswa yang terbatas serta menerapkan protokol kesehatan. 

Lanjutnya, sedangkan PAUD dan SD setiap kecamatan hanya dibatasi masing-masing lima sekolah yang menggelar simulasi PTM.

Disdikbud bersama Satgas Covid-19 tingkat kabupaten dan kecamatan akan mengadakan verifikasi terkait kesiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan sebelum dimulainya simulasi PTM. 

"Siswa menjadi tanggung jawab orang tua, jadi harus diantar saat berangkat dan pulang. Kantin sekolah belum buka, siswa disarankan bawa bekal," terangnya.

Sementara itu Sekretaris Disdikbud Karanganyar, Nurini Retno Hartati menambahkan, penunjukan sekolah PAUD dan SD yang akan menggelar simulasi PTM diserahkan kepada Korwil setempat. 

Dia menjelaskan, saat pelaksanaan simulasi PTM bertepatan dengan pelaksanaan assessment tingkat nasional yang mengharuskan siswa datang ke sekolah.

Assessment tersebut dilakukan mulai 13-16 September 2021. 

"Siswa yang masuk 50 persen, waktu pembelajaran 2 jam. Teknisnya diserahkan kepada sekolah masing-masing," ungkapnya. 

Baca juga: Strategi Aplikasi Alodokter dari Pengalaman Pribadi Jadi Solusi Kesehatan untuk Jutaan Orang

Baca juga: Pemkab Semarang Gelontorkan 750 Paket Sembako Gotong Royong Covid ke Difabel

Baca juga: Dorong Percepatan Vaksinasi, OJK Bersama BNI Gelar Vaksinasi Bagi Pelaku Sektor Jasa Keuangan

Nurini mengungkapkan, izin dari orang tua murid tetap menjadi prioritas bagi siswa yang hendak mengikuti simulasi PTM.

Apabila orang tua murid belum mengizinkan, siswa dapat mengikuti pembelajaran melalui daring. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved