Breaking News:

Berita Internasional

Taliban Marah Merasa Dikhianati Setelah Tahu AS Tinggalkan Pesawat dan Helikopter Rusak

Dia menambahkan: "Mereka kecewa, mereka marah, mereka merasa dikhianati karena semua peralatan ini rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi."

Tribunnews.com/WAKIL KOHSAR / AFP
Seorang pejuang Taliban (kiri) mengambil gambar helikopter MD 530 Angkatan Udara Afghanistan yang rusak dengan ponselnya di dekat hanggar di bandara di Kabul pada 31 Agustus 2021, setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu. 

TRIBUNJATENG.COM - Amerika Serikat (AS) telah melumpuhkan helikopter dan pesawat militer sebelum meninggalkan Kabul.

Pejuang Taliban marah dan merasa dikhianati setelah mengetahui hal tersebut.

Dikutip Daily Mail, pasukan AS men-demilitarisasikan 73 pesawat sebelum keberangkatan mereka minggu ini menurut komandan misi evakuasi AS, Jenderal Frank McKenzie.

Baca juga: Taliban Segera Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan

AS meninggalkan hingga 48 pesawat di tangan kelompok teror, meskipun tidak diketahui berapa banyak yang dapat dioperasikan.

Baling-baling dan meriam dikeluarkan dari pesawat dan helikopter.

Sementara pesawat lain tergeletak dengan badan pesawat langsung di landasan, setelah rodanya dilepas sehingga tidak bisa dioperasikan lagi.

Banyak pesawat yang dibuat pada 1980-an dan akan membutuhkan servis dan suku cadang yang konstan untuk memastikan pesawat itu layak terbang, apalagi untuk bertempur.

Namun, Taliban rupanya mengharapkan Amerika untuk meninggalkan helikopter dan pesawat itu dalam keadaan utuh dan bisa digunakan, menurut seorang reporter Al Jazeera yang mengunjungi bandara setelah penarikan.

Reporter itu berkata, "Ketika saya bertanya kepada mereka, 'mengapa Anda berpikir bahwa Amerika akan meninggalkan semuanya utuh untuk Anda?'."

"Mereka menjawab, 'karena kami percaya itu adalah aset nasional dan kami adalah pemerintah sekarang dan ini bisa sangat berguna bagi kami'."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved