Breaking News:

Berita Viral

Kesaksian Pratu Iqbal yang Lolos dari Maut Saat Posramil Kisor Diserang: Mereka Terus Menembaki

Video dengan durasi 29 detik yang memperlihatkan Pratu Iqbal selamat sempat viral di media sosial

Editor: muslimah
Maichel KOMPAS.com
Pratu Iqbal Anggota TNI yang selamat dari insiden penyerangan Posramil Kisor 

TRIBUNJATENG.COM - Cerita di balik insiden penyerangan Posramil Kisor Persiapan Kodim 1808 /Maybrat, Papua Barat.

Seorang prajutit TNI, Pratu Iqbal menjadi korban yang selamat.

Ia mengisahkan kengerian yang tak terlupakan pada saat itu

Baca juga: Misteri Pembunuhan di Subang, Pemilik Sepatu Putih yang Dienduskan ke Anjing Pelacak Terungkap

Baca juga: Saparudin Dilarikan ke IGD, Nekat Ikut Vaksin Meski Masih Positif Covid-19, Demi Bisa Keluar Kota

Anggota TNI AD ini ditemukan selamat meski terluka pada kejadian Kamis (2/9/2021) pukul 03.45 WIT.

Ia sempat dinyatakan hilang usai Posramil Kisor diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) dengan mengunakan alat tajam dan senjata api hingga menyebabkan empat prajurit TNI gugur.

Pratu Iqbal Anggota TNI yang selamat dari insiden penyerangan Posramil Kisor
Pratu Iqbal Anggota TNI yang selamat dari insiden penyerangan Posramil Kisor (Maichel KOMPAS.com)

Video dengan durasi 29 detik yang memperlihatkan Pratu Iqbal selamat sempat viral di media sosial.

Pratu Iqbal menceritakan, kejadian itu sangat cepat, kurang lebih pelakunya ada sekitar 50 orang.

Mereka mendatangi Posramil dan secara membabi buta menyerang anggota TNI yang sedang tertidur dengan menggunakan alat tajam.

"Saat itu posisi senjata kami cuma hanya satu dan pada saat penyerangan tersebut saya berhasil keluar Posramil dengan cara menendang pintu belakang kemudian saya melompat ke sungai tetapi mereka terus menembak pada posisi saya menyelam ke dalam air, saya selamat karena di bawah arus sungai hingga selamat dari insiden itu,"ujar Iqbal.

Ia mengaku, sempat melihat penyerangan itu oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan parang, panah dan sebuah pucuk senjata dan senjata rakitan dan membunuh empat prajurit TNI.

Kejadian penyerangan Posramil Kisor dan menyebabkan empat prajurit TNI gugur juga diungkapkan oleh 2 orang perawat Nusantara Sehat yang bertugas di Puskesmas Aifat Selatan.

Gunat, seorang perawat yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) menuturkan, sekitar pukul 04.00 WIT tiba-tiba ada suara orang sedang berlari kemudian terdengar suara tembakan setelah jeda ada bunyi tembakan balasan.

"Tapi saya tidak tau bunyi tembakan dari arah mana karena saat itu kondisi tiba-tiba mulai ramai," kata Gunat.

Di tempat terpisah Murni menjelaskan, ia sempat ketakutan pintu rumah mereka sempat diketuk oleh seorang anggota TNI yang terluka saat meminta pertolongan.

"Saya pikir orang sana yang mengetuk pintu jadi kami tidak jawab kemudian anggota TNI itu sampai mendorong pintu dan meminta pertolongan kepada perawat kami saat masuk rumah korban sudah tidak berdaya akibat luka di sekujur tubuhnya."kata Murni. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved