Breaking News:

Berita Viral

Menelusuri Motif Pembunuhan Tuti dan Amalia yang Jasadnya Ditumpuk di Bagasi, Dua Motif Terbantahkan

Keduanya ditemukan tewas pada 18 Agustus 2021. Mayatnya ditumpuk di bagasi mobil mereka yang diparkir di halaman rumah

Editor: muslimah
kolase Youtube Heri Susanto/TribunJabar
jejak pelaku pembunuhan ibu dan anak sempat terlacak, polisi kerahkan anjing pelacak 

TRIBUNJATENG.COM,BANDUNG - Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang mengundang kriminolog memberikan analisanya.

Metode klasik dinilai bisa digunkan.

yakni menelusuri tiga motif pembunuhan.

Ibu dan Anak dibunuh keji di bagasi, pelaku diduga lebih dari 1 Orang, kakak Tuti ngaku merinding 
Ibu dan Anak dibunuh keji di bagasi, pelaku diduga lebih dari 1 Orang, kakak Tuti ngaku merinding  (kolase TribunBogor dari TribunJabar)

Sudah dua pekan lebih kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (55) di Kabupaten Subang belum terungkap.

Keduanya ditemukan tewas pada 18 Agustus 2021. Mayatnya ditumpuk di bagasi mobil mereka yang diparkir di halaman rumah.

Kriminolog Unpad, Yesmil Anwar menduga bahwa kasus ini merupakan jenis pembunuhan berencana.

Baca juga: 10 Tanda Skincare Kita Tak Efektif di Kulit, Kapan Saatnya Ganti?

Bocah 6 Tahun Jadi Korban Ritual Pesugihan, Terbongkar saat Paman Dengar Jeritannya

Baca juga: Kini Jadi Tersangka KPK, Ini Deretan Kontroversi Bupati Banjarnegara, Slip Gajinya Pernah Viral

Karenanya, yang harus ditelusuri adalah potensi motif perampasan nyawa yang dilakukan.

Terlebih dalam setiap kasus pembunuhan berencana atau kasus 340, selalu terkait dengan tiga motif utama yang menyertainya.

yaitu motif hubungan sosial, seperti asmara, lalu, motif kekuasaan, dan harta.  

Kasus 340 mengacu pada Pasal 340 KUH Pidana yang mengatur tentang pembunuhan berencana.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved