Berita Batang
Cara Aman Beramal saat Pandemi Lewat Digitalisasi Infak di Batang, Tinggal Scan QRIS
Untuk memudahkan jemaah masjid berinfaq tanpa harus bersentuhan langsung dengan kotak infaq, maka digitalisasi dalam beramal ini pun dikembangkan.
Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Pihak Kantor Kemenag saat ini sedang melakukan pendataan jumlah masjid yang akan memiliki akta notaris.
Takmir Masjid Agung Tragung, Karsono megutarakan, dukungannya dengan metode kekinian berinfaq secara digital, karena bentuk modernisasi pada masjid-masjid di Kabupaten Batang.
“Selama ini infaq dari jamaah diberikan secara manual, langsung dimasukkan ke dalam kotak, nanti kami bisa mendaftar dulu, cuma kendalanya warga desa belum familiar dengan teknologi digital dalam berinfaq,” ujarnya.
Baca juga: Satpol PP Bongkar 26 Bangunan di Kampung Karangjangkang
Baca juga: 2 Pemain AHHA PS Pati Dipulangkan Buntut Tendangan Kungfu dan Ricuh Lawan Persiraja Banda Aceh
Baca juga: Bupati Tiwi Berpesan Paguyuban Wira Praja Wajib Perkuat Sinergi Membangun Purbalingga
Menurutnya, berinfaq menggunakan teknologi digital, kemungkinan hanya ada pada klaster-klaster tertentu saja, yang sudah terbiasa dengan transaksi digital.
Ia berharap, sosialisasi pemanfaatan infaq digital ini dapat memotivasi bagi kaum muslimin yang memiliki rezeki berlebih dari Allah untuk meningkatkan infaqnya ke masjid-masjid.
"Sementara ini masih pakai infaq manual, tapi kami akan coba yang digital juga. Jadi nanti bisa beriringan,"pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/yayasan-abdul-gaffar-ismail-3-5.jpg)