Breaking News:

Berita Pati

Mau Pinjam Buku? Perpustakaan Daerah Pati Maksimalkan Layanan Digital i-Pati Pintar selama PPKM

Saat ini status PPKM di Kabupaten Pati telah turun menjadi level 2. Layanan baca dan pinjam di perpustakaan secara online.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: moh anhar
Mau Pinjam Buku? Perpustakaan Daerah Pati Maksimalkan Layanan Digital i-Pati Pintar selama PPKM
Dokumentasi Dinas Arpus Kabupaten Pati
Kabid Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati Priyono Arif Fandilah memeriksa koleksi buku di ruang baca.

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Saat ini status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pati telah turun menjadi level 2.

Namun demikian, layanan umum tatap muka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati masih ditutup.  

Hal tersebut disampaikan Kabid Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Pati, Priyono Arif Fandilah, Rabu (8/9/2021).

Dia menyebut, sejak PPKM darurat hingga level 2 ini, layanan baca masih ditutup. 

Sebagai gantinya, pihaknya mengoptimalkan layanan kunjungan digital melalui aplikasi i-Pati Pintar.

Baca juga: Reaksi Hotman Paris Seusai Ibu Pencuri Susu dan Minyak Kayu Putih Berdamai dengan Pemilik Minimarket

Baca juga: Beternak Lele di Lahan Mapolsek, Kapolda Apresiasi Polres Sukoharjo Bentuk Ketahanan Pangan Kampung

Baca juga: Wisata Kota Tegal Direncanakan Buka Oktober, Dedy Yon: Tunggu Level 2

“Di aplikasi ini masyarakat bisa melakukan pinjam buku dan membaca secara digital. Koleksinya berupa buku dalam format pdf. Ada ribuan koleksi buku di aplikasi ini. Masyarakat yang butuh bacaan dan referensi bisa mengunduh secara gratis di Google Playstore,” papar Arif.

Dia menyebut, dalam i-Pati Pintar terdapat 33 ribu koleksi buku, 1.700 koleksi umum, dan koleksi konten lokal Kabupaten Pati.

Selebihnya koleksi buku pelajaran untuk anak sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA. 

Kehadiran aplikasi ini diharapkan bisa mendongkrak minat baca warga Pati.

Mengingat saat ini ada kemudahan mengakses bacaan digital melalui aplikasi di ponsel pintar.

“Karena bukan merupakan sektor esensial, layanan baca dan pinjam di perpustakaan belum dibuka. Nanti menunggu PPKM selesai baru kami buka lagi. Ini juga mengacu pada surat intruksi Menteri Dalam Negeri. Karena itu di masa pandemi ini kami optimalkan pelayanan digital melalui aplikasi tersebut,” tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved