Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Renovasi Masjid Baiturrahman Simpanglima Semarang, Ganjar Minta Gerbang Dibongkar, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ingin gerbang dibongkar agar tidak menutupi kemegahan Masjid Raya Baiturrahman Semarang yang kini direnovasi.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemprov Jateng
Pekerja melakukan pembongkaran area Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Rabu (8/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Renovasi Masjid Raya Baiturrahman Semarang sudah mulai dilakukan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ingin gerbang dibongkar agar tidak menutupi kemegahan masjid yang berdiri di lahan seluas 11.765 meter persegi itu.

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah II (BPPW) Jawa Tengah Kementerian PUPR, Anggoro Putro menerangkan bahwa keberadaan Masjid Raya Baiturrahman, juga nantinya akan lebih menyatu dengan Simpanglima.

Sebab, pintu gerbang dan pagarnya akan dibuat lebih terbuka dan indah.

"Sesuai arahan Pak Gubernur Ganjar Pranowo, pagar yang menghalangi masjid dibongkar dan diganti yang lebih terbuka. Ini agar masjid lebih terlihat kemegahannya," katanya, dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Mantan Teroris JAD Bali Achmad Taufikurrahman Setia NKRI: Pengeboman Tempat Ibadah Itu Tidak Boleh

Baca juga: Senjakala Pedagang Keping VCD Bajakan di Purwokerto, Tersisihkan Hiburan Digital Lewat Gadget

Baca juga: Bejat! Dua Pria Asal Solo Ini Lakukan Pencabulan Terhadap Anak

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mendukung program renovasi Masjid Raya Baiturrahman.

Di antaranya mempermudah memberikan perizinan administrasi maupun pengamanan.

"Sangat membantu, terutama soal perizinan yang diperlukan dalam proses renovasi. Apalagi, Pak Ganjar ternyata punya cerita tersendiri dengan masjid itu," ungkapnya.

Dijelaskannya, renovasi Masjid Raya Baiturrahman dianggarkan Rp 84 miliar.

Ditargetkan selesai pada Agustus 2022 mendatang.

"Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu ikon Jawa Tengah, khususnya Semarang. Namun saat ini mengalami degradasi sehingga memerlukan revitalisasi," ungkapnya.

Namun, dalam penataannya, pihaknya melibatkan Ahli Cagar Budaya karena Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 11.765 meter persegi itu merupakan bangunan Cagar Budaya yang harus dilindungi.

Bukan hanya itu, renovasi kali ini juga akan menambah area parkir berkapasitas 229 motor dan 54 mobil, taman lengkap dengan air mancur dan kolam serta pengamanan. 

Sehingga nantinya, pengunjung maupun jamaah selain nyaman dalam beribadah juga merasa aman.

"Nantinya bangunan itu masih terjaga sebagai bangunan cagar budaya. Renovasi dilakukan untuk mempercantik komplek masjid. Seperti tempat wudlu, area service, ATM, plaza timur laut, plaza depan, plaza selatan, sekolah, kantor MUI, dan juga memperindah menara," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved