Cerita Rakyat Asal-usul Selat Bali
asal usul Selat Bali Manik Angkeran adalah pemuda yang gagah, berani dan pandai. Namun, manik Angkeran memiliki sifat yang bertolak belakang dengan ay
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Cerita Rakyat Asal-usul Selat Bali
TRIBUNJATENG.COM -Pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Ia memiliki seorang anak yang bernama Manik Angkeran.
Sedangkan istri Sidi Mantra sudah meninggal saat melahirkan Manik Angkeran.
Manik Angkeran adalah pemuda yang gagah, berani dan pandai. Namun, manik Angkeran memiliki sifat yang bertolak belakang dengan ayahnya.
Baca juga: Cerita Rakyat Batu Menangis Asal Kalimantan Barat
Baca juga: Dongeng Bawang Merah Bawang Putih
Baca juga: Asal Mula Danau Toba Cerita Rakyat Sumatera Utara
Baca juga: Cerita Rakyat Telaga Bidadari Asal Kalimantan Selatan
Manik Angkeran sangat manja, suka berjudi dan mabuk.
Karena suka berjudi, Manik Angkeran terjerat utang. Kemudian ia meminta pertolongan ayahnya untuk membayar hutang-hutangnya.
Sidi Mantra pun rela berpuasa dan berdoa untuk meminta pertolongan Sang Dewa. Tiba-tiba terdengarlah suara gaib setelah sekian lama ia berdoa kepada Dewa.
“Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga bernama Naga Besukih. Pergilah ke sana lalu mintalah supaya dia mau memberi sedikit hartanya”, suara Sang dewa.
Setelah mendengar bisikan gaib tersebut, Sidi Mantra pun pergi.
Sesampainya di sana, Sidi Mantra duduk bersila. Sambil membunyikan genta, Sidi Mantra membacakan mantra dan memanggil-manggil nama Naga Besukih.
Akhirnya Naga Besukih muncul dari tempat persembunyiannya.
“Hai Begawan Sidi Mantra, ada apakah engkau memanggilku?” tanya Naga Besukih.
“Naga Besukih, kekayaanku telah dihabiskan anakku untuk berjudi. Sekarang karena hutangnya menumpuk, dia dikejar-kejar oleh orang-orang. Aku mohon, bantulah aku agar aku bisa membayar hutang anakku!”
“Baiklah, aku akan memenuhi permintaanmu Begawan Sidi Mantra, tapi kau harus menasehati anakmu agar tidak berjudi lagi, karena kau tahu berjudi itu dilarang agama!”
Naga Besukih pun menggeliat. Saat menggeliat dari sisik naga tersebut keluarlah emas & intan.