Kebakaran Lapas Tangerang
Puluhan Napi yang Selamat dari Kebakaran Lapas Tangerang Alami Trauma dan Mimpi Buruk
Kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 49 warga binaan menyisakan trauma dan kecemasan cukup berat bagi para narapidana yang selamat.
Dan hasilnya belum ada yang naik pada tahap rujukan karena proses terapi dilakukan secara person to person, sehingga sampai saat ini baru sekitar 83 napi yang ditangani.
“Angka ini masih akan terus bertambah. Jika trauma healing seperti ini tidak dilakukan tidak menutup kemungkinan, para napi dapat mengalami kecemasan yang lebih dalam atau depresi yang mendalam,” jelas Amir.
Sejak Selasa (14/9/2021) atau empat hari menjalani trauma healing, napi yang telah berkonsultasi dengan psikiater akan melanjutkan terapi rutin yang akan dilakukan jajaran dokter Kemenkumham.
“Kami Dinkes dan pihak RSUD bersiap untuk kesiapan obat-obatan dan menerima Napi yang sekiranya membutuhkan penanganan rujukan yang lebih mendalam,” imbuh Amir.
Seorang narapidana berinisial P mengaku mengalami kecemasan traumatik akibat kebakaran itu.
Ia mengaku sulit tidur dan cemas setelah peristiwa tersebut bahkan sampai terbawa mimpi.
Sementara napi lain berinisial H juga mengalami hal sama.
Meski dia berada di Blok C 1 namun karibnya di Blok C2 tewas membuat situasi psikisnya terganggu.
Ia bahkan mengaku rekannya yang menjadi korban kebakaran Lapas Tangerang itu membayanginya hingga ke dalam mimpi yang membuat dirinya sulit tidur dan gelisah. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pascakebakaran, Kondisi Psikis Puluhan Napi Lapas Tangerang Alami Trauma dan Mimpi Buruk
Baca juga: Diminta Mundur dari Jabatan karena Kebakaran Lapas Tangerang, Yasonna Laoly: Itu Urusan Pimpinan