Breaking News:

Kendal Beribadat

Bupati Dico Ganinduto Tinjau Proyek Pembangunan Jalur Gemuh-Patean Kendal

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto melalukan pengecekan proyek pembangunan jalur yang akan segera dibangun.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKAB KENDAL
Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengecek proyek pembangunan jalur yang menghubungkan Kecamatan Gemuh dan Kecamatan Patean, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dico M Ganinduto melalukan pengecekan proyek pembangunan jalur yang akan segera dibangun menghubungkan Kecamatan Gemuh dan Kecamatan Patean, Selasa (21/9/2021).

Dalam peninjauan di Desa Sojomerto, Gemuh, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kendal, Sugiono.

Dico M. Ganinduto mengatakan dari wilayah Cepiring hingga Patean ada beberapa desa yang bisa memanfaatkan jalur tersebut sehingga mampu memberikan dampak luas berkelanjutan.

"Tentu banyak daerah dapat memanfaatkan jalur ini. Jika nanti dari Sojomerto Kecamatan Gemuh telah terhubung hingga Kalices Kecamatan Patean, dampak ekonomi pasti akan terasa tentunya," ujar Dico M. Ganinduto.

Jalur yang akan dibangun ini memiliki pemandangan perbukitan yang cukup menarik.

Lintasan ini dapat menjadi objek wisata dengan tema sport tourism yang menjadi fokus Pemerintah Kendal.

Jalur sepeda menjadi tujuan utama baik menggunakan jalur beton maupun jalur perbukitan.

"Pemandangan tadi bagus, di atas banyak perkebunan dan bukit. Tentu bisa menjadi daya tarik, olahraga sepeda pasti cocok nanti bisa lewat jalur cor atau jalur perkebunan. Tentu yang jelas saat ini fokus di Infrastruktur terlebih dahulu," imbuh Dico M. Ganinduto.

Bupati juga melihat adanya sumur minyak yang jumlahnya mencapai 26 titik pada wilayah tersebut.

Ke depan sumur minyak akan dipelajari terlebih dahulu oleh pemerintah secara mendalam.

Kepala Dinas PUPR, Sugiono, menjelaskan jalan yang akan dibangun nanti sepanjang 1,6 kilometer dengan lebar 4 meter dan jalur sedikit menanjak yang belum bisa dibeton.

Sugiono menyatakan pihaknya masih membutuhkan anggaran Rp 6 miliar untuk membenahi senderan badan jalan, jembatan dan gorong-gorong hingga betonisasi agar akses jalan penghubung dua kecamatan ini bisa dilalui mobil. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved