Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PTM

Disdik Akan Tindak Tegas Sekolah Diam-diam Gelar PTM, Benarkah?

Berbagai upaya penegakan disiplin dan pengetatan pengawasan dilakukan demi kelancaran sekolah-sekolah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Pelaksanaan PTM di SD Negeri Taraman 1, Sidoharjo Sragen, beberapa waktu lalu. 

Agung satu di antara orangtua dari siswa SMAN 11 Semarang berharap, siswa yang diperbolehkan ikut PTM diprioritaskan kelas XII atau kelas 3 SMA. Mereka harus sudah divaksin dua kali.

"Yang melakukan PTM cukup kelas 12 saja. Karena anak-anak tentu butuh pembelajaran yang lebih intens guna menghadapi kelulusan. Terlebih, anak yang duduk di bangku kelas 12 cenderung diprioritaskan mendapat vaksin dulu," pintanya.

Pemberlakuan wajib vaksinasi sebelum melakukan PTM dimaksudkan untuk antisipasi apabila muncul klaster sekolah. Sehingga siswa bisa lebih terlindungi dari penularan virus covid-19.

Ia berharap setelah semua siswa divaksin baru diperbolehkan mengikuti PTM. Agung juga mengapresiasi langkah sekolah yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai pembatasan siswa tiap kelas, durasi pembelajaran dibatasi, pengecekan suhu badan, dan jadwal keberangkatan yang diatur sedemikian rupa.

"Saya rasa prokes yang ada di sekolah anak saya sudah sangat bagus. Satu kelas hanya diisi 30 persen dari kapasitas. Semua dijalankan dengan baik. Bahkan ada satgas sekolah yang mengawasi berjalanannya protokol kesehatan," terangnya.

Pihaknya meminta kepada pemerintah untuk lebih detail lagi dalam menjalankan tracing. Sebab, dari tracing tersebut bisa untuk menentukan dari manakah siswa atau guru tersebut tertular.

"Belum tentu tertular dari sesama siswa atau guru. Bisa jadi dari lingkungan keluarga atau rumah. Maka tracing diperlukan supaya bisa diketahui penyebab munculnya klaster sekolah," kata Agung menanggapi adanya siswa di sekolah lain yang terpapar virus. (afn/yun/sam/dta/dro)

Baca juga: Prediksi Liga Champions Porto vs Liverpool, Juergen Klopp Trauma Setelah Ditahan Imbang Tim Promosi

Baca juga: BERITA LENGKAP : Naik KA dan Pesawat Tak Perlu PeduliLindungi

Baca juga: Alasan Kenapa Hotel dan Restoran Tolak Sertifikasi CHSE

Baca juga: Cara Membuat Donat Kampung Empuk dari Bahan Sederhana

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved