Breaking News:

Berita Solo

Objek Wisata di Ruang Tertutup di Solo Dibuka Pekan Depan

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke 111, Wayang Orang Sriwedari menggelar pentas bertajuk Sang Parikesit di Gedung Wayang Orang (GWO).

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rival al manaf
Tangkapan Layar Youtube Dinas Kebudayaan Surakarta 
Tangkapan layar pentas wayang orang Sriwedari dengan tajuk Sang Parikesit yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke 111 Wayang Orang Sriwedari, Kamis (30/9/2021) malam.   

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke 111, Wayang Orang Sriwedari menggelar pentas bertajuk Sang Parikesit di Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari, Solo Kamis (30/9/2021) malam.  

Sang Parikesit merupakan pentas perdana pasca pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) Darurat Jawa-Bali pada Juli 2021. 

"Setelah adanya PPKM darurat kita langsung off. Teman-teman yang biasanya masuk malam kita minta masuk pagi untuk latihan, karena kita tidak ada kegiatan pentas," ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Agus Santosa.

Baca juga: Pasca Panen, Budidaya Ikan Nila Desa Kaligayam Tegal Akan Tambah Bibit dan Spot Foto Selfie

Baca juga: Apa Itu Among Us? Cara Main Game Viral 2021

Baca juga: Jelang Persis Solo vs Persijap Jepara di Liga 2, Dua Pemain Laskar Sambernyawa Sembuh dari Cedera

Agus menjelaskan, selama ditetapkannya PPKM Darurat hingga perpanjangan, pihaknya telah melakukan uji coba dan mengajukan izin kepada Wali Kota Solo

"Ini kita mencoba mulai berkegiatan. Berdoa saja, besok Senin (4/10/2021) kan evaluasi, semoga bisa level 2. Setelah itu nanti kita bisa buka untuk umum pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, tapi masih dengan penonton terbatas dan juga prokes," terangnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengatakan, meski tempat wisata di ruang tertutup belum diizinkan, GWO Sriwedari mendapat izin mengelar pentas peringatan kelahiran oleh Satgas Covid-19. 

"Karena ini ulang tahun, oleh Satgas Covid dizinkan dengan protokol kesehatan dan pembatasan penonton. Penontonnya bahkan hanya 40 persen dari kapasitas, yang lainnya virtual," ungkapnya. 

Teguh menjelaskan, pada Selasa (5/10/2021) kemungkinan besar tempat-tempat wisata di ruang tertutup seperti Museum Radya Pustaka, Museum Keris, dan Museum Keraton sudah bisa buka karena level PPKM Darurat di Kota Solo sudah turun ke level  2.

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Kunjungi Kampung Yoka, Tawarkan Kerjasama Desa Jateng-Papua

Baca juga: Cara Dapat Cuan dari Nonton YouTube di Aplikasi Penghasil Uang Swagbucks

"Saya kira bisa, tergantung nanti kabupaten sekitar kalau capaian vaksinnya sudah lebih dari 50 persen. Kalau kabupaten sekitar ini sudah 50 persen ke atas mungkin hari Selasa depan kita sudah bisa turun," tuturnya. 

Dia menambahkan, setelah tempat-tempat wisata yang tertutup buka, untuk segera memasang aplikasi Peduli Lindungi. 

Menurutnya pihak Dinas Kebudayaan akan bisa menggerakkan pemasangan aplikasi tersebut pada museum-museum yang ada. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved