Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Ribuan Guru di New York Dirumahkan Tanpa Gaji karena Menolak Divaksin Covid-19

Di Kota New York, ribuan guru dan karyawan sekolah negeri terpaksa dirumahkan tanpa digaji karena menolak untuk divaksin Covid-19.

Tayang:
Tribunnews.com/Michael M. Santiago/Getty Images/AFP
Warga menggelar aksi protes untuk menolak mandat vaksin Covid-19 yang mulai berlaku Senin, 4 Oktober 2021, bagi karyawan dan guru sekolah umum di New York City. 

TRIBUNJATENG.COM - Di Kota New York, ribuan guru dan karyawan sekolah negeri terpaksa dirumahkan tanpa digaji karena menolak untuk divaksin Covid-19.

Satu di antaranya Frantz Conde (47) yang dirumahkan dari sekolah di Brooklyn, tempat dia mengajar selama 18 tahun.

Pria itu termasuk satu di antara 5,3 % karyawan - sekitar 8.000 dari 150.000 - di sistem sekolah umum  yang menolak untuk divaksin dan akhirnya dirumahkan, New York Times melaporkan.

Baca juga: Jemaah Haji dan Umrah Asal Indonesia Sangat Spesial di Masyarakat Arab Saudi, Ini Alasan Mereka Suka

Conde mengatakan kepada Insider bahwa mandat vaksinasi Kota New York terasa dipaksakan.

Mandat vaksin mulai berlaku Senin (4/10/2021).

Guru dan karyawan Departemen Pendidikan diharuskan untuk mendapatkan vaksin COVID-19.

Mereka yang menolak vaksin dilarang mengajar atau memasuki sekolah.

Mereka pun harus dirumahkan selama satu tahun tanpa dibayar.

"Masalahnya bukan vaksinnya.

Masalahnya adalah dipaksa, diwajibkan, diintimidasi, dibujuk untuk divaksin yang bertentangan dengan keinginan Anda," kata Conde.

 
Conde mengatakan alasan agama membuatnya tidak mau divaksin, tapi alasan tersebut ditolak.

Ia menambahkan selain tekanan finansial dan emosional akibat mandat itu, salah satu dampak paling negatif adalah memisahkan guru dari siswa yang bergantung pada mereka.

Beberapa hari sebelum mandat mulai berlaku penuh, Walikota Bill de Blasio mengatakan lewat CNN bahwa jika guru yang sedang dirumahkan tidak kembali dalam jangka waktu yang masuk akal, mereka tidak akan mendapatkan pekerjaan lagi.

"Tapi lihat, pesannya kepada orang-orang adalah ini: kita harus saling menjaga keamanan. Kita harus melupakan era COVID. Mandat telah berhasil," ujarnya.

Dari semua pegawai tetap di Departemen Pendidikan, 95% divaksinasi, termasuk 96% guru dan 99% kepala sekolah, kata de Blasio dalam konferensi pers, Senin.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved