Breaking News:

Berita Semarang

Agar Bisa Lakukan Evaluasi, Wali Kota Semarang Hendi Berharap Pedagang Pasar Johar Segera Isi Lapak

Pemindahan pedagang dari tempat relokasi di kawasan masjid Agung Jawa Tengah ke Kawasan Johar masih menuai persoalan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Waras (68) seorang pengrajin pigura sedang melayani pembeli di lapak Pasar Johar Tengah, Jumat (8/10/21). Waras adalah salah satu pedagang yang pertama menempati Pasar Johar. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemindahan pedagang dari tempat relokasi di kawasan masjid Agung Jawa Tengah ke Kawasan Johar masih menuai persoalan.

Ada pedagang yang belum mendapatkan lapak. Ada pula pedagang yang masih belum bisa menerima hasil undian.

Di sisi lain, ada pula pedagang yang sudah siap pindah ke pasar yang baru. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berharap pedagang segera menepati lapaknya.

Baca juga: Waras, Penjual Pigura Jadi yang Kali Pertama Masuk Pasar Johar Semarang Pasca-rehabilitasi

Baca juga: Fokus : Branding Pasar Johar

Baca juga: Kreatif, Warga Karanganyar Bikin Olahan Pizza Berbahan Singkong Jarak Towo

Baca juga: Lulus PPPK, Sejumlah Guru Honorer Sujud Syukur dan Hadiahi Pisang ke Pengurus PGRI Jateng

Setidaknya, pada 10 Oktober nanti pedagang sudah masuk.

Menurutnya, semakin cepat pedagang bisa masuk ke pasar yang baru, Pemerintah Kota Semarang bisa mengevaluasi kekurangan-kekurangannya.

"Saya harap bisa ditempati, nah kenapa? Agar kita bisa tahu kelemahannya, misalnya kalau panas, atau ada yang bocor. Tentu akan ada evaluasi, atau perbaikan bangunan yang tidak merugikan pedagang. Kalau tidak ditempati kan kami tidak tahu," kata Hendi, sapaanya, Jumat (8/10/2021).

Menanggapi adanya pedagang yang belum mendapagkan notifikasi lapak, dia menyampaikan, proses penjadwalan pemindahan sudah dilakukan oleh Dinas Perdagangan. Johar Utara, Johar Tengah, Kanjengan sudah dilakukan pengundian sekaligus diberi tahu nomor lapak.

"Memang kalau yang Shopping Center Johar (SCJ), ini belum ada notifikasi untuk nomor lapak," terangnya.

Dia menekankan, pada intinya Dinas Perdagangan tidak mungkin membuat pedagang susah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved