Berita Kendal
Keikusertaan Vaksinasi Para Nelayan di Kabupaten Kendal Minim, Jadi Perhatian Khusus Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Kendal bersama jajaran TNI dan Polri memberikan perhatian khusus kepada komunitas nelayan agar bisa segera divaksin Covid-19.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal bersama jajaran TNI dan Polri memberikan perhatian khusus kepada komunitas nelayan agar bisa segera divaksin Covid-19.
Karena capaian vaksinasi yang menyasar para nelayan Kendal masih di angka 30 persen.
Padahal, capaian vaksinasi masyarakat Kendal secara keseluruhan sudah mencapai 60 persen lebih.
Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto memerintahkan jajarannya untuk jemput bola vaksinasi di dermaga nelayan.
Vaksinasi bertajuk vaksin terapung diawali di dermaga Tawang, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari dengan menyasar seratusan nelayan dan keluarganya.
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Gelorakan Kembali Pariwisata Berbasis Sport Tourism di Jateng
Baca juga: Antusiasme Tinggi, Kelas Online Buddha Dharma Institut Dong Zen Indonesia Angkatan Kedua Sudah Mulai
Baca juga: HUT ke-12, TKSK Salurkan Donasi ke Sejumlah Fakir Miskin di Wilayah Kabupaten Tegal
Kata dia, upaya itu dilakukan untuk mendukung percepatan vaksinasi nelayan dengan target 6 ribuan nelayan di Kabupaten Kendal.
"Pertama kali ditarget seratusan nelayan dan keluarganya divaksin. Kalau jumlah nelayan ditambah keluarganya bisa mencapai 18 ribu orang dengan garis pantai yang panjang," terangnya, Minggu (10/10/2021).
AKBP Yuniar menjelaskan, minimnya capaian vaksinasi di kalangan nelayan karena waktu yang dimiliki nelayan sangatlah minim.
Sebagian besar waktunya dihabiskan di tengah laut untuk mencari ikan sejak malam hari hingga siang hari.
Sisa waktu yang ada dimanfaatkan untuk bersitirahat agar tenaganya kembali prima saat melaut.
Kata kapolres, kondisi itu menyebabkan para nelayan lebih memilih waktunya untuk bekerja dan istirahat, dari pada mendatangi gerai-gerai vaksinasi.
Karena itu pula, pihaknya mulai menggencarkan vaksinasi nelayan dengan cara mendatangi langsung dermaga saat kapal bersandar.
Waktu tersebut menjadi momen yang pas untuk menyuntikkan vaksin tanpa harus mencari sasaran.
Tak hanya nelayan yang kembali dari melaut, keluarganya pun juga hadir menyambut hasil tangkapan ikan.
"Kami mulai gagas vaksinasi terapung untuk mengejar capaian vaksinasi. Nelayan menjadi salah satu komunitas masyarakat yang minim vaksinasi. Karena saat siang hari, mereka seharian melaut, pulang sebentar dan kembali melaut malam hari. Tak ada banyak waktu yang bisa dimanfaatkan nelayan untuk mendatangi gerai-gerai vaksinasi. Mau tidak mau harus dijemput bola di muara sungai langsung," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/vaksinasi-covid-19-menyasar-nelayan-10-10-2021.jpg)