Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Ini Dia Sami Jasim al-Jaburi, Pentolan ISIS yang Ditangkap Pasukan Irak

Senin (11/10/2021), Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi mengumumkan, pasukannya berhasil meringkus salah satu pemimpin top ISIS.

Tayang:
IRAQI NEWS AGENCY
Mantan wakil ISIS Sami Jasim al-Jaburi. Salah satu pemimpin top ISIS, Sami Jasim al-Jaburi, berhasil ditangkap pasukan Irak. 

TRIBUNJATENG.COM - Senin (11/10/2021), Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi mengumumkan, pasukannya berhasil meringkus salah satu pemimpin top ISIS.

Al-Kadhimi menyampaikan lewat akun Twitter-nya.

Sami Jasim al-Jaburi, mantan wakil ISIS, sekaligus kepala keuangannya, ditangkap oleh pasukan intelijen Irak dalam "operasi eksternal yang kompleks."

Baca juga: Ini Dia Ali Kalora, Panglima Teroris Poso yang Tewas Tertembak, Dikenal Kejam

Al-Jaburi ditangkap di negara lain, meski Al-Kadhimi tidak menyebutkan di mana negara itu tepatnya.

Dilansir CBS News, Al-Jaburi, yang lahir di Irak pada 1973, adalah wakil dari pemimpin ISIS terdahulu, Abu Bakr al-Baghdadi.

Ia pun diyakini masih dekat dengan komandan ISIS saat ini, Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurashi.

Al-Jaburi ditetapkan sebagai teroris oleh pemerintah AS.

Ada hadiah $ 5 juta yang ditawarkan Departemen Luar Negeri untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Pemerintah Irak menganggap Al-Jaburi sebagai tokoh kunci dalam organisasi teroris.

Setelah bergabung dengan ISIS pada hari-hari awal setelah perpecahannya dengan al Qaeda, Al-Jaburi memainkan peran sentral dalam membangun negara de-facto ISIS.

Ia merebut sebagian besar wilayah yang membentang di perbatasan Irak-Suriah antara tahun 2014 dan 2018.

Analis politik dan pakar keamanan Irak, Fadhil Abu Ragheef, mengatakan kepada CBS News, Al-Jaburi adalah wakil tepercaya Abu Bakr al-Baghdadi, mantan pemimpin ISIS yang tewas dalam serangan AS di Suriah pada 2019.

Al-Jaburi pernah ditangkap oleh pasukan AS pada 2005 dan menghabiskan lima tahun di penjara yang dikelola AS di Irak.

Setelah dibebaskan pada 2011, Al-Jaburi kembali bergabung dengan al Qaeda di Irak.

Tetapi pada 2014, ia bergabung dengan ISIS.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved