berita video
Video Lestarikan Budaya Jawa, Anak-anak Semarang Rajin Belajar Gamelan
Balai pertemuan di RW 01 Keluarahan Kalipancur, Semarang dipadati anak-anak.
Penulis: budi susanto | Editor: abduh imanulhaq
Dilanjutkannya, budaya Jawa mulai tergerus di kalangan anak-anak yang seharusnya bisa belajar dan meneruskan warisan nenek moyang tersebut.
“Apalagi masifnya penggunaan gadget, anak-anak semakin tak mau belajar dan meneruskan budaya Jawa,” paparnya.
Bahkan Didik mengatakan penggunaan gadget membuat muridnya terkena rabun mata, lantaran saat pembelajaran tatap muka dibuka, beberapa siswa yang ia ampu tak bisa melihat secara jelas tulisan di papan tulis.
“Memang hal itu satu di antara dampak buruk gadget, beberapa anak didik saya tidak bisa melihat tulisan di papan tulis secara jelas, mereka mengaku sakit mata dan buram melihat tulisan,” ucapnya.
Ia menambahkan, budaya Jawa perlu diteruskan, dan jangan sampai hilang tergerus budaya lain maupun teknologi.
“Untuk itu di sini kami ingin membangkitkan kembali budaya Jawa dengan mengajarkan ke anak-anak, meski banyak tantangannya. Misalnya beberapa orangtua tidak mendukung ataupun semangat anak-anak yang kadang redup,” imbuhnya.
Adapun Inam (6) satu di antara anak-anak yang mengikuti latihan karawitan mengatakan senang bisa bermain musik gamelan bersama teman-temannya.
“Banyak teman di sini jadi senang, kami bermain musik bersama-sama. Kalau ada latihan lagi saya akan ke sini lagi,” tambahnya.(*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE: