Breaking News:

Berita Semarang

Hendi Minta Proyek Jalan di Mangkang Semarang Perhatikan Standar Operasional Konstruksi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta kontraktor pelaksana proyek jalan nasional Panturamelakukan manajemen lalu lintas.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Tangkapan Layar Video Warga
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, turun langsung melakukan penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Pantura wilayah Mangkang, Kamis (21/10/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta kontraktor pelaksana proyek jalan nasional Pantura di wilayah Mangkang bisa melakukan manajemen lalu lintas dengan baik.

Rambu-rambu harus dipasang secara jelas agar para pengendara bisa mengetahui kondisi jalan.

Hal itu disampaikan usai pihaknya turun langsung melakukan penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Pantura wilayah Mangkang, Kamis (21/10/2021) malam.

Ambulan Hebat langsung bergerak cepat melakukan pertolongan terhadap korban kecelakaan tersebut.

Diakuinya, kondisi lalu lintas pada Kamis malam memang cukup padat.

Baca juga: Pinjol yang Bikin Ibu di Wonogiri Gantung Diri Ditangkap, Terungkap Cara Mereka Meneror Siang Malam

Baca juga: Bedah Buku Bermula Kembara Bermuara Kendara Karya Setia Naka Andrian, Memungut Ide dari Hal Sepele

Baca juga: Polres Karanganyar Dirikan Gerai Vaksinasi Presisi, Layani Pemohon SIM, SKCK dan Masyarakat Umum

"Namanya orang, lagi buru-buru dalam situasi jalan yang sedang perbaikan, kemudian jatuh. Katanya, yang bersangkutan terlindas truk. Korban semalam masih bisa saya ajak bicara dan kondisinya baik, tapi harus dicek patah tulang atau tidak," terang Hendi, Jumat (22/10/2021).

Dia mengimbau

para pengendara agar berhati-hati saat melintas Jalan Pantura terutama di wilayah Mangkang dan sekitarnya. Pasalnya, kondisi jalan saat ini masih belum bagus karena sedang dalam perbaikan.

Apalagi, kondisi jalan saat hujan menjadi licin. 

"Kemarin saya dengar dari masyarakat sekitar selain rambu-rambu kurang jelas, debunya luar biasa. Saya minta kepada kontraktor, pekerjaan bisa lebih menerapkan hal-hal standar pelaksanaan konstruksi," pintanya.

Menurutnya, standar pelaksanaan konstruksi tidak hanya perlu diperhatikan oleh kontraktor yang tengah mengerjakan perbaikan Jalan Pantura, namun seluruh kontraktor yang sedang mendapatkan pekerjaan di Kota Semarang.

Baca juga: Putuskan Mundur Sebagai Asisten Pelatih PSIS Semarang, Ini Kata Imran Nahumarury

Baca juga: Bupati Pati Haryanto dan Jajaran Istighosah Peringati Hari Santri

Baca juga: Semarang Bakal Punya Taman Parkour, CSR dari Marimas, Wali Kota Hendi: Alhamdulillah Jumat Berkah

"Kalau yang di jalan manajemen lalu lintas diperhatikan, di gedung manajemen konstruksi gedung, serta menerapkan protokol kesehatan," tambahnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved