Breaking News:

Berita Kudus

22 Orang Dibentuk Menjadi Tim Khusus Pengu‎mpulan Informasi Rokok Ilegal

Kudus menganggarkan Rp 250 juta untuk melakukan pengawasan dan pengumpulan informasi mengenai keberadaan rokok ilegal.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Istimewa/Dok. Bea Cukai Kudus
Anggota Bea Cukai Kudus menunjukkan barang bukti dan pelaku yang diduga terlibat peredaran rokok ilegal, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menganggarkan Rp 250 juta untuk melakukan pengawasan dan pengumpulan informasi mengenai keberadaan rokok ilegal.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kudus, Agung Dwi Hartanto menjelaskan, tim yang terdiri dari 22 orang itu sudah terbentuk untuk mengumpulkan informasi di lapangan.

Sasarannya yakni pemantauan rokok ilegal di pasar-pasar tradisional, pertokoan, hingga ke tingkat desa.

"Pengumpulan informasi ini dilaksanakan secara diam-diam (menyamar-red), tidak melibatkan Be‎a Cukai," ujar dia, Sabtu (30/10/2021).

Kegiatan pengumpulan informasi yang sudah berjalan sejak bulan Oktober 2021 itu belum m‎enemukan rokok ilegal.

Tim khusus tersebut dibagi ke dalam dua kelompok yang bertugas pada masing-masing wilayah.

"Sampai sekarang zero kasus, belum ada temuan rokok ilegal," ujar dia.

Rencananya, kegiatan itu akan dilaksanakan sebanyak 22 kali hingga akhir tahun 2021 mendatang.

"‎Pengumpulan informasi ini kami lakukan secara bertahap. Ketika ada temuan akan dilaporkan, penindakannya tetap dilaksanakan Bea Cukai," ujarnya.

‎Selain mengumpulkan informasi, pihaknya juga melakukan monitoring bersama Bea Cukai Kudus, Dinas Perdagangan, Polres, TNI, dan Satpol PP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved