Apa Itu Tes PCR? Syarat Bepergian Saat Libur Nataru dan Perbedaannya dengan Antigen
Apa Itu Tes PCR? Syarat Bepergian Saat Libur Nataru dan Perbedaannya dengan Antigen
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
Apabila mesin PCR mendeteksi adanya materi genetik virus corona, maka hasil tes dinyatakan positif Covid-19.
Tes swab PCR diawali dengan pengambilan sampel cairan pernapasan atau lendir dari hidung dan tenggorokan dengan alat mirip cotton bud panjang.
Terkadang, ada juga sampel yang diambil dari air liur.
Setelah sampel swab diambil, sampel lalu dimasukkan ke dalam wadah steril dan disegel, lalu dikirim ke laboratorium.
Setibanya di laboratorium, petugas laboratorium akan melakukan ekstraksi atau mengisolasi materi genetik dari sampel yang sudah diambil.
Setelah diberi bahan kimia yang disebut reagen primer dan probe, sampel lalu dimasukkan ke mesin PCR
untuk diproses termal (dipanaskan dan didinginkan secara terkontrol), untuk mengubah RNA menjadi DNA.
Kemudian, sebagian kecil materi genetik virus SARS-CoV-2 tersebut diperbanyak sampai menghasilkan jutaan salinan DNA.
Selama proses ini, bahan kimia khusus akan mengikat DNA.
DNA akan mengeluarkan cahaya fluoresen apabila terdapat virus SARS-CoV-2 dalam sampel.
Keberadaan cahaya fluoresen tersebut merupakan sinyal yang dideteksi mesin PCR, untuk menafsirkan hasil tes positif Covid-19.
Pemeriksaan kesehatan ini hasilnya baru bisa diketahui dalam waktu sehari sampai sepekan, tergantung lokasi dan kapasitas laboratorium.
Berdasarkan penjabaran perbedaan swab antigen dan swab PCR di atas,
secara garis besar cara mengambilan sampel kedua tes ini sama-sama dilakukan dengan mengambil lendir dari hidung atau tenggorokan.
Namun, tes swab PCR saat ini merupakan pemeriksaan paling andal dan akurat mendeteksi infeksi virus corona atau Covid-19 aktif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/fastlab-hadirkan-pcr-praktis-dan-efisien.jpg)