Breaking News:

Berita Kebumen

Kisah Maling Amatir di Kebumen, Ketakutan setelah Berhasil Mencuri Perkakas Pertukangan Kayu

Aksi pencurian alat perkakas pertukangan kayu yang dilakukan PN (52) warga Desa Benerkulon, Kecamatan Ambal, Kebumen, akhirnya dibongkar polisi.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
Humas Polres Kebumen
PN (52) warga Desa Benerkulon, Kecamatan Ambal, Kebumen dihadrikan dalam konferensi pers kasus pencurian oleh Polres Kebumen, Senin (1/11/2021). 

TRIBUNJATENG. COM, KEBUMEN - Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga.

Peribahasa ini tepat untuk menggambarkan aksi kejahatan yang dilakukan tersangka, PN (52) warga Desa Benerkulon, Kecamatan Ambal, Kebumen.

Aksi pencurian alat perkakas pertukangan kayu yang dilakukan tersangka, akhirnya dibongkar polisi meski telah disembunyikan rapi. 

Baca juga: Ikut Pelatihan Digital Marketing di Kudus, Zadit Kini Tahu Cara Promosi Produk di Marketplace

Baca juga: 70 Siswa dan Tenaga Pendidik di Semarang Positif Covid-19, Dinkes Pastikan Tidak Klaster Sekolah

Tersangka, diduga mencuri di bengkel kayu milik korban SY (50) warga Desa Tunggalroso, Kecamatan Prembun, Kebumen pada Rabu (24/2/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. 

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo, dari kejadian itu korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 20 juta setelah alat pertukangan berupa tiga unit mesin pasah listrik, dan satu unit mesin gergaji listrik digondol tersangka. 

"Barang bukti ini, kita dapatkan dari tersangka PN," jelas Kompol Edi Wibowo didampingi Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono saat konferensi pers, Senin (1/11/2021).

Tersangka berhasil ditangkap Polsek Prembun pada Kamis (14/10/2021), sekitar pukul 20.00 WIB di rumahnya. 

Menurut Kompol Edi Wibowo, dalam melancarkan  aksinya, tersangka bersama satu teman lainnya yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Penuturan Kompol Edi, tersangka PN bertugas sebagai driver serta mengawasi sekitar lokasi saat aksi pencurian. 

Satu tersangka lainnya sebagai eksekutor masuk ke bengkel, lalu mencongkel kunci pintu lemari tempat penyimpanan alat- alat pertukangan kayu listrik dan membawanya kabur. 

Setelah berhasil mencuri, barang-barang itu disimpan di rumah tersangka PN, dan akan dijual menunggu situasi aman. 

Baca juga: Tarif PCR di Beberapa Klinik di Semarang masih Rp 450 Ribu, Ini Tanggapan Dinkes

Baca juga: OPINI : Demokrasi Nitizen Pada Pemilu 2024

"Sebenarnya setelah mencuri takut Pak. Makanya, disimpan dulu biar adem. Nanti kalau sudah aman, dijual uangnya dibagi dua," jelas tersangka

Dari perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ia diancam kurungan penjara paling lama tujuh tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved