Breaking News:

PSIS Semarang

Pelatih PSIS Soroti Lini Serang PSIS yang Seret Gol di Series 2 BRI Liga 1

Pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan mengakui timnya di series kedua masih belum maksimal.

franciskus ariel setiaputra
Aksi gelandang PSIS Semarang Septian David Maulana dalam latihan tim di Stadion Citarum Semarang, Kamis (11/11/2021) - F Ariel Setiaputra/ Tribun Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan mengakui timnya di series kedua masih belum maksimal.

Poin utama yang disoroti pelatih asal Skotlandia tersebut yakni masalah krisis gol sepanjang lima laga yang dilalui di series dua BRI Liga 1 musim 2021/2022.

Dalam lima laga tersebut, PSIS hanya mampu menciptakan empat gol ke gawang lawan.

Masalah krisis gol tersebut dikatakan Ian Gillan karena finishing touch lini depan PSIS masih belum sempurna.

Pelatih berusia 57 tahun tersebut mengataka , sebetulnya timnya memiliki cukup banyak peluang mencetak gol di beberapa pertandingan. Hanya saja dewi fortuna memang belum berpihak ke tim Mahesa Jenar.

Bila merinci empat gol yang dicetak PSIS pada series kedua, masing-masing diciptakan oleh Andreas Chrismanto Ado, Fredyan Wahyu Sugiantoro, Septian David Maulana, dan Jonathan Cantillana.

"Evaluasi kami, tentu kami perlu mencetak gol yang lebih banyak," kata Ian Gillan di Semarang, Kamis (11/11/2021).

Berbeda dengan lini serang, Ian mengapresiasi lini belakang yang menurutnya sudah cukup solid.

Hal itu dibuktikan dengan hanya dua gol yang bersarang ke gawang PSIS.

"Sementara untuk pertahanan kami sudah bagus, kami lebih solid, saya rasa di lini depan kami masih perlu menciptakan killer instinct," kata Ian Gillan.

Pantauan Tribunjateng.com, Ian Gillan mencoba mengasah kemampuan lini serang PSIS. Termasuk mencoba menghidupkan chemistry trio Hari Nur Yulianto, Bruni Silva, dan Septian David Maulana.

Ditambahkan Ian Gillan, PSIS memang perlu bekerja keras agar bisa tampil lebih garang di jantung pertahanan lawan.

"Permasalahan utama saat ini adalah dari lima laga kami hanya mencetak empat gol. Dan itu dirasa kurang.

"Problem utama kami masih masalah finishing. Banyak sekali peluang kami terbuang," tandasnya. (*)

Baca juga: Ahli Ingatkan Banjarnegara Rawan Longsor, Belajar dari Bencana di Sijeruk, Tewaskan Ratusan Warga

Baca juga: Indomaret Fresh Resmi Hadir di Kawasan BSB, Kamal: Ini Outlet Ketiga di Semarang

Baca juga: Banjir di Sejumlah Wilayah Semarang setelah Hujan Deras, DPU Upayakan Genangan Tak Berlangsung Lama

Baca juga: Hebat, Atlet Panahan Asal Purbalingga Berhasil Raih Medali Emas di Peparnas Papua

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved