Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Book Lovers

Berlatih Ambil Keputusan Cepat dan Tepat, Vika Terkesan pada Buku Blink karya Malcolm Gladwell

Setiap orang memiliki cerita serta alasan masing-masing ketika menjadikan aktivitas membaca buku sebagai sebuah hal penting.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
DOKUMENTASI PRIBADI
Vika Himawanti Suprapto 

TRIBUNJATENG.COM - Setiap orang memiliki cerita serta alasan masing-masing ketika menjadikan aktivitas membaca buku sebagai sebuah hal penting, tidak terkecuali Vika Himawanti Suprapto (36).

Bagi Vika, membaca buku secara rutin membantunya mengembangkan diri dalam bidang yang sedang digelutinya.

Vika mengatakan, kebiasaannya dalam membaca buku terbilang masih baru.

Dia rutin membaca buku, terutama menyangkut tema self development, personal branding, communication skill dan leadership, baru sekira lima tahun terakhir.

Baca juga: Resensi Buku Anjing yang Mencintai Bunga, Antologi Puisi yang Kaya Rasa dari Lima Penyair

Baca juga: Tekan Kasus HIV, KPA Kabupaten Batang Gelar Sosialisasi Kepada Kalangan Muda

Dia menyatakan, menekuni membaca berawal dari keinginan untuk menunjang pekerjaan.

“Pertama, alasan membaca buku ya karena kebutuhan. Saat itu sekira tahun 2017 saya sedang membangun usaha di bidang training, lalu mulai ada peserta kelas-kelas training kecil dengan peserta yang terbatas. Dari situ, mau tidak mau saya wajib memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan yang mendukung materi training. Misalnya, tentang leadership dan service excellent. Hingga akhirnya pada tahun 2019 saya memfokuskan diri untuk lebih memperdalam public speaking,” katanya.

Alumnus Akuntasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu bercerita, dia memilih sejumlah topik buku yang dibacanya, tidak lain demi menunjang pengembangan diri dan kariernya sebagai seorang trainer, khususnya public speaking.

Dia mengaku, selama lima tahun berproses tersebut, setiap hari selalu menyempatkan untuk membaca buku.

Biasanya, Vika membaca buku di sela-sela waktu bekerja.

Menurut Vika, dari sekian buku lintas tema itu, terdapat satu buku yang berkesan baginya, bahkan dapat dibilang mempengaruhi pengembangan dirinya sekarang.

Buku tersebut berjudul Blink: Kemampuan Berpikir Tanpa Berpikir, karya Malcolm Gladwell, yang terbit pada tahun 2005.

Buku itu, kata dia, mengajarkan kepada pembaca cara membuat suatu kesimpulan secara cepat dan akurat tanpa membutuhkan informasi yang lengkap.

Alhasil, kemampuan tersebut membuat tidak banyak waktu dan pikiran terbuang, sebaliknya justru menjadi lebih produktif.

“Jadi buku itu memberikan gambaran bahwa orang-orang yang pandai mengambil keputusan yang tepat belum tentu orang yang memproses paling banyak informasi. Karena, ada salah satu bagian dalam otak kita yang mampu mengolah informasi dalam waktu cepat. Pola ini bekerja di bawah pikiran bawah sadar otak kita yang berujung pada sebuah kesimpulan,” ujarnya.

Dari buku itu juga, kata Vika, dia kemudian mengerti bahwa beberapa orang yang memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan secara cepat sebenarnya berkat kebiasaan atau pengulangan dari banyaknya pengalaman. Secara tidak langsung otak telah terlatih.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved