Book Lovers
Berlatih Ambil Keputusan Cepat dan Tepat, Vika Terkesan pada Buku Blink karya Malcolm Gladwell
Setiap orang memiliki cerita serta alasan masing-masing ketika menjadikan aktivitas membaca buku sebagai sebuah hal penting.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
“Dibutuhkan latihan untuk cepat menyaring informasi serta meminimalkan faktor-faktor risiko dari sejumlah kemungkinan yang terjadi,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, tindakan-tindakan tersebut merupakan satu dari sekian nilai-nilai kepemimpinan.
Oleh karena itu sebagai seorang trainer, sebelum membuat materi atau dalam menyusun perencanaan training, Vika harus mencari referensi yang menunjang dengan kejadian maupun pengetahuan teranyar.
“Dan semua itu, salah satunya didapat lewat membaca buku. Karena itu bagi saya membaca buku adalah kewajiban untuk pengembangan diri dan pengetahuan demi pengembangan perusahaan. Selain itu, membaca buku sangat melatih otak untuk tidak mudah lupa. Aktivitas membaca sendiri tidak ubahnya latihan empati karena seolah kita sedang berjalan dengan sepatu orang lain untuk sementara waktu,” jelasnya.
Perempuan asal Purwokerto itu memaparkan, banyak pelajaran yang didapat dari membaca buku selama ini.
Dia mengakui, dahulu merupakan pribadi yang kurang menyukai aktivitas berbicara di depan umum.
Namun, berkat membaca kemudian muncul kepercayaan diri sampai berani merintis usaha di bidang jasa pelatihan bagi orang-orang yang ingin memperdalam skill berkomunikasi.
Vika menegaskan, hingga sekarang karena alasan pekerjaan lebih memilih fokus membaca buku-buku terkait skill komunikasi secara umum dan spesifik teknik maupun tips berbicara di depan umum.
Dari sana, banyak pemahaman yang didapatnya dan kemudian diterapkan baik untuk kehidupan sehari-hari maupun memenuhi profesinya.
Baca juga: Beredar Video Kerusuhan Warga Vs Pemotor Knalpot Brong di Tawangmangu Karanganyar, Ini Kata Polisi
Baca juga: Jateng Juara Umum Cabor Biliar Latber Siwo Nasional, Raih Dua Gelar Bergengsi
“Saya ini dulu orang yang tidak begitu suka tampil, apalagi berbicara di depan umum. Tetapi, karena mendirikan usaha di bidang pendidikan bernama VC Education, saya dipaksa untuk sering paparan di hadapan klien. Dari situlah, saya memperdalam teknik bicara di hadapan umum,” katanya.
Pada awalnya, kata Vika, belajar berkomunikasi di depan umum dari buku.
“Puncaknya, saya mengambil sertifikasi public speaking guna menunjang profesi saya sebagai trainer public speaking. Jadi, itu yang kemudian membawa saya pada bacaan ke arah materi yang bisa mendukung apa yang sampai sekarang terus saya perdalam,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/14-11-vika-himawanti-suprapto.jpg)