Berita Karanganyar
HUT ke-104 Karanganyar, Ini Catatan dari Bupati Juliyatmono
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyadari masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan seiring bertambahnya usia Bumi Intan Pari.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyadari masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan seiring bertambahnya usia Bumi Intan Pari yang kini telah berumur 104 tahun.
Pernyataan itu disampaikan oleh orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar usai upacara HUT ke-104 secara virtual di GOR Raden Mas Said Karanganyar, Kamis (18/11/2021).
Upacara tersebut diikuti secara daring oleh jajaran OPD, camat, kades dan lurah di wilayah Kabupaten Karanganyar. Dalam kesempatan itu tutur hadir pula Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Nirina Zubir Mohon Polisi Usut Lima Cabang Frozen Food Riri Khasmita, Sang ART Mafia Tanah
Baca juga: Muktamar NU di Lampung Ditunda, Sekjen PBNU Beberkan Alasannya
Yuli menyampaikan, tagline Kabupaten Karanganyar tahun depan ialah maju dan mandiri.
Kemudian maju dan mantap pada 2023.
Pemerintah terus berupaya mengelola potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar.
"Harapan kita, diakhir saya diberi kepercayaan, semua sudah mantap," katanya kepada Tribunjateng.com.
Berdasarkan evaluasi tahun ini, dia menerangkan masih perlu ditingkatkan sistem informasi teknologi (IT) dalam sistem pemerintahan.
Sehingga semua jajaran OPD harus betul-betul berinovasi dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mengikuti perkembangan zaman.
"Sekalipun pelayanan sudah sangat bagus, saya apresiasi. Kedepan tidak hanya sekedar memberikan pelayanan baik secara manual. Sekarang masyarakat sudah melek teknologi," ungkapnya.
Sementara itu terkait pembangunan infrastruktur memang ada yang terhambat karena adanya pandemi Covid-19.
Sehingga ada beberapa pembangunan jalan yang terhambat.
Kendati demikian ada pembangunan maskot Kabupaten Karanganyar yakni Masjid Agung yang saat ini masih berjalan dan segera rampung. Yuli menuturkan, masjid tersebut strategis untuk kepentingan publik.
Selain itu saat ini proses pembangunan gedung teater juga masih berjalan. Gedung itu akan menjadi tempat bagi para anak muda untuk mengembangkan potensinya.
"Setiap tahun harus ada sesuatu yang kita bangun untuk masa depan," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gor-raden-mas-said-karanganyar-18-11-2021.jpg)