Breaking News:

Berita Kesehatan

Teh tehan, Tanaman Pagar Untuk Anti Leukimia Hingga Obat Penyakit Ginjal

Tumbuhan Teh-tehan pasti sudah tidak asing lagi. Hampir tiap hari barangkali kita melihatnya.

Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Tumbuhan Teh-tehan pasti sudah tidak asing lagi. Hampir tiap hari barangkali kita melihatnya. 

TRIBUNJATENG.COM - Tumbuhan Teh-tehan pasti sudah tidak asing lagi. Hampir tiap hari barangkali kita melihatnya.

Tumbuhan itu jamak dijadikan tanaman pagar oleh masyarakat kita. Habitus atau profilnya yang mudah lebat, kaya percabangan serta mudah dibentuk.

Namun sia yang menyangka, Teh-tehan mempunyai potensi sebagai anti leukemia yang menjanjikan.

Manfaat
Daunnya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati demam, keluhan usus dan penyakit ginjal; mereka dikatakan memiliki sifat antipiretik.

Menurut Kembara et al (2006) telah melakukan uji sitotoksisitas tumbuhan teh-tehan dengan menggunakan sel leukemia murine P388.

Hasilnya menunjukkan bahwa teh-tehan mempunyai daya penghambatan pertumbuhan sel Leuimia yang terkuat diantara 4 spesies tumbuhan herbal lainnya yang ikut dalam pengujian.

Bahan bioaktif yang menunjukkan fungsi tersebut yaitu Tetraterpene, acalyphaser A (1), yang didapatkan dari hasil isolasi dari tumbuhan teh-tehan.

Sementara itu Wiart et al (2004) menyebutkan bahwa telah menguji aktifitas antibakteri dan antijamur tumbuhan teh-tehan.

Hasilnya aktivitas antibakteri teh-tehan lebih terasa dengan kombinasi ekstrak etil asetat dan methanol, sementera aktifitas antijamurnya kurang.

Morfologi
Bentuk Tumbuh Perdu, mampu tumbuh setinggi 4 m.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved