Breaking News:

Berita Kriminal

Bos di Solo Setubuhi Karyawannya yang Masih di Bawah Umur di Mobil, Korban Diajak Minum-minum Dahulu

Berkas perkara kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah pengaruh minuman keras yang ditangani Polresta Solo.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rival al manaf

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Berkas perkara kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah pengaruh minuman keras yang ditangani Polresta Solo saat ini telah diajukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo

Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolresta Solo, Rabu (24/11/2021). 

"Telah diajukan berkas ke jaksa penuntun umum (JPU). Pada penelitian pertama telah dinyatakan lengkap oleh JPU pada Kejari Solo," ungkapnya.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Pemotor Terseret Innova Hingga Tergencet Mobil TNI, Korban Masih Dirawat di RS

Mantan Kapolres Karanganyar itu menjelaskan, selanjutnya akan dilakukan penyerahan tahap kedua dengan melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti. 

"Tersangka saat telah dilakukan penahanan di Rutan Mapolresta Solo," jelasnya. 

Sebelumnya, Polresta Solo ungkap kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah pengaruh minuman beralkohol yang terjadi pada September 2021 lalu. 

Tersangka Handi Dwi Cahyono atau HDC mencabuli karyawannya sendiri yang masih di bawah umur berinisial VDA. 

Bila menilik hubungan kerja antara HDC dan VDA ada relasi kuasa yang timpang yakni subordinasi tersangka sebagai bos dan korban sebagai karyawan

"Kejadian bermula Sabtu (18/9/2021) sekira pukul 22.30 WIB, di salah satu cafe di Laweyan, Solo."

"Tersangka menawarkan diri untuk mengantarkan korban untuk pulang ke rumahnya," ucap Kapolresta.

Baca juga: Dinkes Kota Semarang Akan Geser Tempat Isoter ke RSUD Mijen Jika Sudah Selesai Dibangun

Lalu, lanjut Ade, keduanya mampir di cafe tersebut. Di situlah kemudian tersangka dengan janji untuk mengatasi masalah keuangan korban termasuk terkait dengan sekolah. 

"Kemudian tersangka menawarkan minum-minuman keras kepada korbannya."

"Lalu, Minggu (19/9/2021) pukul 00.30 WIB pada saat tersangka hendak mengantar korban pulang ke rumahnya, di situlah terjadi dugaan tindak pidana pencabulan dan/atau persetubuhan terhadap anak di mobil tersangka," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved